Hanya Satu Persinggahan
Hanya Satu Persinggahan
Karya: BenSetia
Duhai engkau yang bersembunyi dalam topeng kemunafikan
Tak kau lihatkah embun di atas dedaunan
Tampak segar dan menyegarkan
Tapi coba engkau perhatikan
Sampai kapan ia akan bertahan
***
Perlahan embun kan sirna
Enyah tak tahu kemana rimbanya
Seiring mentari yang membuka dunia
Tergantikan sudah perannya di cakrawala
***
Tak selamanya embun bertahta
Jika telah sampai waktunya
Ia hanya tinggal nama
Tergilas roda mayapada
***
Masih pantaskah kesombongan menempel di jiwa
Tak malukah kala kemunafikan melekat dalam dada
Tak sadarkah atau justru pura-pura
Bahwa dunia hanya satu persinggahan semata
***
Batang, 29 November 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
