Usia tak Bisa dibeli
Usia tak Bisa dibeli
#puisi ke-395
Karya: BenSetia
Mendung menggelayut kala pagi
Awan tebal menutup hangat mentari
Dingin semalam masih tersisa kini
Setia menemani dan menyelimuti
***
Meski awan masih setia berarak
Langkah kecilku mulai beranjak
Menyambut pagi tanpa lantang berteriak
Tetap bersyukur semoga nikmat tak retak
***
Setahun telah berlalu
Deretan warsa bertambah seiring waktu
Tapi tak demikian dengan sisa usiaku
Akankah kesempatan begitu saja berlalu?
***
Penyesalan datang di kemudian hari
Banyak tak sadar jikalau belum mengalami
Lihatlah tahun tak akan kembali
Begitu juga usia tak akan bisa dibeli
***
Batang, 2 Januari 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
