Bulan Semakin Pudar di Langit Jakarta
Bulan Semakin Pudar di Langit Jakarta
#puisi ke-427
Karya: BenSetia
Bulan semakin pudar di langit Jakarta
Terjerat gedung-gedung pencakar angkasa
Tertikam sorot lampu-lampu kota
Terlindas geliat roda-roda yang semakin menggila
***
Semakin redup pesona purnama
Sepi jalan dari canda tawa
Tiada lagi bocah bersenda gurau dengan sesama
Mereka terkungkung dalam keindahan layar kaca
***
Keberadaan bulan antara ada dan tiada
Gemerlap metropolitan menelan keindahannya
Tak ada lagi netra menguliti candra
Tiada lagi senyum tersihir wajah badar yang penuh pesona
***
Duhai bulan yang tersisihkan
Tetaplah bersinar meski tak dibutuhkan
Terangi kota tua meski tiada yang memedulikan
Tetaplah berdendang dalam lubuk hatiku yang terdalam
***
Kemayoran, 3 Februari 2023
Alhamdulillah jejak Mas Arfan dan Dek Reyhan kala di Jakarta tersaji indah dalam sebuah video di bawah ini.
Selamat menonton.
Terima kasih
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
