Dunia tak Memedulikan, Surga Merindukan
Dunia tak Memedulikan, Surga Merindukan
#puisi ke-429
Karya: BenSetia
Hari masih terlalu pagi
Embun di puncak Monas masih setia menyelimuti
Langkah berebut mengais rezeki
Mereka berlari atas nama ekonomi
***
Sesosok berjubah melintas di antara bayangan
Fokus pandangan menuju ke titik harapan
Kaki melangkah ringan tanpa beban
Panggilan Tuhan tak pernah terabaikan
***
Rumah Tuhan jadi tempat persinggahan
Lima kali sehari semalam tak luput dari jamahan
Niat hati terluruskan
Meski keindahan menghadang di jalanan
***
Banyak insan telah merasakan
Kelembutan juga kepedulian
Kebaikan tangan kanan selalu tersembunyikan
Hingga luput dari pandangan sebelah tangan
***
Betapa aku cemburu tak berkesudahan
Pada sosok yang pandai menyembunyikan kebaikan
Dunia tak memedulikan
Tetapi surga merindukan
***
Batang, 5 Februari 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
