Jangan Tanya kemana Patera kan Berlalu
Jangan Tanya kemana Patera kan Berlalu
#puisi ke-444
Karya: BenSetia
Jangan tanya bagaimana daun kan layu
Jangan tanya kemana patera kan berlalu
Karena yang kutahu
Daun muda kan segera menggantikannya tanpa ragu
***
Risau, tak perlu kiranya
Tatkala ranting mengering pada waktunya
Dan akhirnya terjerembab di atas bentala
Karena tunas baru kan menggantikan perannya
***
Resah, enyahkan dari hati segera
Ketika masak buah dalam cengkeraman mangsa
Atau jatuh di atas butala
Telah ada bunga baru setelahnya
***
Pun demikian kala harapan lepas dari tangan
Tak perlu berlarut dalam kubangan kesedihan
Kencangkan usaha berbalut doa penuh keikhlasan
Bunga kan mekar indah bertaburan
***
Batang, 20 Februari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
