Kereta Roda Manusia
Kereta Roda Manusia
#puisi ke-435
Karya: BenSetia
Sirine meraung memecah sunyi
Menggugah hati yang terbelenggu sepi
Salah satu saudara kini telah pergi
Menuju kehidupan abadi
***
Peristiwa kala itu masih membayang di kepala
Langkah ke masjid dengan penuh suka cita
Tiada kata terlantun seperti biasa
Ternyata engkau akan menutup lembar cerita
***
Jika saatnya telah tiba
Nama berubah sekejap mata
Tinggi jabatan hanya tinggal nama
Kereta roda manusia menjadi pengantar terakhir kalinya
***
Tutup usia bukan akhir perjalanan manusia
Episode baru terpampang nyata di depan mata
Tetaplah berjalan di atas rel semestinya
Jangan sampai penyesalan hadir di ujung cerita
***
Batang, 11 Februari 2023
Innalilahi wa innailaihi rojiun
Selamat jalan Mbah Wahidun
Rinai gerimis mengiringi kepergianmu
Semoga husnul khotimah di akhir usia
Tetap sabar dan ikhlas untuk keluarga terutama untuk Aisyah dan Zelli.
Untaian doa itu yang utama.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
