Arogansi Merangkeng Nurani
Arogansi Merangkeng Nurani
#puisi ke-453
Karya: BenSetia
Arogansi telah merangkeng nurani
Kesombongan erat menyelimuti
Bengah membumbung tinggi
Keangkuhan bertahta mengunci hati
***
Semilir bayu tanpa dipilah
Kabar angin ditelan mentah-mentah
Hati goyah pikiran resah
Emosi terpanggang jiwa membuncah
***
Jiwa terkepung rasa jemawa
Diri berdiri gagah merasa paling perkasa
Lawan dilibas tiada berdaya
Demi puaskan ego semata
***
Teruslah kau tebar angkara
Hingga puas merasuki sukma
Tapi satu jangan pernah dilupa
Kau akan menuai akibatnya
***
Batang, 1 Maret 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
