Kita Hanyalah Tamu di Atas Bentala
Kita Hanyalah Tamu di Atas Bentala
#puisi ke-457
Karya: BenSetia
Semburat jingga baru saja lepas di ujung cakrawala
Gulita perlahan menelan indah swastamita
Dari kejauhan suara azan indah menggema
lantang memanggil jiwa-jiwa penghuni mayapada
***
Raga terguncang di atas roda dua
Bersama si kecil menelusuri senja
Tetiba rinai menyapa butala
Tersentak diri dibuatnya
***
Titik-titik air deras tiada terkira
Dingin angin menerpa lembut wajah tercinta
Lirih menggigil menyanyat jiwa
Dalam dekap kusalurkan kehangatan meski sementara
***
Hujan tak akan selamanya
Indah rembulan akan segera menggantikannya
Ikhlas hati lapangkan dada
Karena kita hanya tamu di atas bentala
***
Batang, 5 Maret 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
