Nikmat Dunia Sebatas Tenggorokan
Nikmat Dunia Sebatas Tenggorokan
#puisi ke-454
Karya: BenSetia
Nikmat dunia sebatas tenggorokan
Tak akan selamanya mengenyangkan
Semburat senja pun akan tenggelam
Tertelan gelapnya malam
***
Masih pantaskah diri Menghamba harta tiada henti
Tak malukah hati
Diperbudak kenikmatan semu duniawi
***
Ingat hidup hanya sebatas pandangan
Kematian akan segera meggantikan
Ingat usia akan ada pertanggungjawaban
Semua tak luput dari pengawasan
***
Apakah ragu masih saja membelenggu
Masihkah gamang menyapa kalbu
Mantapkan langkah sebelum datang waktu
Karena kematian datang tiada yang tahu
***
Batang, 2 Maret 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
