Panah Kelodan Sentakan Jiwa
Panah Kelodan Sentakan Jiwa
#puisi ke-455
Karya: BenSetia
Kilat menyambar gulita
Mencerai-berai khayal yang bertahta
Bertumpuk dosa terpampang nyata
Berselancar tiada habisnya
***
Cemeti dewa memekakkan gendang telinga
Luruhkan ego di dalam dada
Nyali ciut dalam sekejap mata
Noda terhampar menyelimuti raga
***
Titik-titik hujan mulai membasahi
Setiap jengkal tanah tiada terlewati
Hidupkan bumi dengan sepenuh hati
Tiada peduli meski korbankan diri
***
Panah kelodan kembali sentakan jiwa
Sanubari bergetar teringat pesan alam nyata
Terdapat siksa dalam setiap dosa
Hadir bahagia kala kebaikan tercipta
***
Batang, 3 Maret 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
