Karung Lusuh Menjadi Saksi
Karung Lusuh Menjadi Saksi
#puisi ke-490
Karya: BenSetia
Panas mentari menguliti bentala
Teriknya mengelupas kerasnya aspal jalanan
Godaan terlihat jelas menyapa
Bagi insan pemburu indahnya surga
***
Detik jam berjalan lambat terasa
Mentari masih betah di atas kepala
Senja seakan masih jauh mengembara
Peluh kian deras membasahi raga
***
Tiba-tiba sirna beribu goda
Kala netra tertuju pada pemandangan menghiba
Renta raga masih setia pada puasa
Meski harus bertarung dengan kerasnya dunia
***
Karung lusuh menjadi modal kerja
Tempat menampung sumber penghidupannya
Mengorek lembar penghidupan dari tumpukan sampah
Berharap ada rezeki menghampirinya
***
Batang, 6 April 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan