Menjemput Indahnya Ampunan
Menjemput Indahnya Ampunan
#puisi ke-488
Karya: BenSetia
Bagai rinai yang menyiram butala
Basah menggantikan kering setiap jengkalnya
Begitu juga dengan ramadan yang kini menyapa
Dinginkan hati yang telah beku dari dosa
***
Sajadah panjang tergelar
Sucikan hati dari rasa mungkar
Bermunajat habiskan malam
Memohon ampun atas dosa-dosa yang meliar
***
Jauhkan lambung dari segala makanan
Dari subuh hingga magrib menjelang
Hawa nafsu mencoba dikekang
Tundukkan emosi yang liar menerjang
***
Jangan biarkan embun lesap tanpa kesan
Segarnya akan selalu dinantikan
Dahi ini sengaja aku rendahkan
Menjemput indahnya ampunan
***
Batang, 4 April 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan