Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ngantin yuuuk!
Ilustrasi gambar: Depositphotos

Ngantin yuuuk!

Tantangan Hari ke-1799

#TantanganGurusiana-5

***

Untuk urusan yang satu ini, saya termasuk orang yang paling sering tidak berkunjung. Semenjak sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga menyelesaikan kuliah S1 di kota Padang, kantin, cafe, atau apapun namanya, tempat ini termasuk wilayah yang sedikit asing buat saya.

Nah ini juga masih berkaitan dengan kantin sekolah. Saya masih setia menyandang prediket guru yang sangat jarang bermain ke kantin sekolah. Mau tahu alasannya? Ya karena kantin bukan tempat bermain. Tapi tempat memesan makanan dan disediakan ruang terbuka untuk makan. Jelas bukan. Bahwa kantin bukan tempat bermain. Itulah kenapa saya sangat jarang ke kantin.

Di sekolah yang sekarang, saya adalah guru baru. Tepatnya baru 21 tahun. Dua puluh satu tahun kok baru? Tentu saja baru. Karena ada yang saking lamanya, seumuran dengan sekolah ini melaksanakan tugas. Malahan ada yang tahun depan memasuki masa purna tugas. Berarti si guru tersebut sudah melaksanakan tugas selama 31 tahun. Artinya si guru tersebut dengan saya selisih 10 tahun.

Terbayang sudah, bahwa selama 21 tahun tersebut, sepertinya saya tidak lebih dari 21 kali ke kantin sekolah. Seperti itu pula saat masih menjadi mahasiswa. Karena sebagai MaPaLa (Mahasiswa Paling Lama) di kampus, tapi saya tidak lebih dari 5 kali ke cafe. Kalaupun pernah suatu hari saya 3 kali ke cafe, itupun untuk keperluan menumpang wudhu. Karena mushalla di samping cafe sedang krisis air.

Saya menganggap siswa yang rajin ke kantin, guru yang gemar ke kantin adalah mereka yang rajin menabung. Tapi sayangnya tabungan tersebut tidak bisa diambilkan kembali saat menamatkan pendidikan. Maksudnya, saya ingin mengajarkan siswa untuk tidak boros. Boleh ke kantin jajan, tapi lihat urgensinya. Apalagi sekolah berasrama, setap hari urusan makan mereka sudah ditata sedemikian rupa. Jam 06.00 jadwal makan pagi, jam 12.30 jadwal makan siang, dan jam 18.30 jadwal makan malam.

Jika saat makan, mereka memaksimalkan makannya, maka sepertinya siswa tidak setiap hari makan di kantin, yang porsinya mengalahkan porsi makan di ruang makan. Apakah karena ada hal lain yang memicu mereka lebih memilih makan di kantin, maka perlu penelitian lebih lanjut.

Intinya, tidak ada larangan berbelanja ke kantin dan Mini Market sekolah, yang penting patuhi jadwal kunjungan. Jangan datang sebelum waktu dan pulang setelah melewati waktu istirahat. Kemudian yang jauh lebih penting lagi, belajarlah mengelola keuangan, agar nanti saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, siswa sudah pintar mengatur dan mengelola keuangannya.

Jadi.... Ngantin yuuuk!

***

~~ Mendalo Mas, 191224 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post