Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pentingnya Adab, Baru Ilmu
Ilustrasi gambar: Pngtree

Pentingnya Adab, Baru Ilmu

Tantangan Hari ke-1786

#TantanganGurusiana-5

***

Bercerita tentang dunia pendidikan, maka tidak cukup hanya membahas bagaimana menjadi pintar. Jika itu menjadi acuan, maka sebenarnya anak bisa belajar sendiri melalui berbagai platform (meminjam istilah yang agak keren dikit, biar dikira pintar kayak orang-orang,, hehe). Apalagi dunia sekarang sudah dipenuhi berbagai informasi melalui hadirnya kecanggihan teknologi. Anak cukup tekan tombol melalui gawainya masing-masing, semua informasi dapat dengan mudah mereka dapatkan.

Tapi (ada tapinya ya). Terkait dengan bagaimana mengembangkan kepribadian utuh anak-anak, maka tidak cukup hanya pintar (karena dengan minum tolak angin, anak sudah pintar. Karena orang pintar minum tolak angin). Eh maaf, bukan bermaksud mengiklankan, karena saya tidak dibayar, hanya sekadar untuk memanaskan yang lagi kepanasan saja.

Mendidik, bukanlah pekerjaan ringan. Tugas paling berat yang dirasakan oleh orang tua adalah urusan mendidik anak. Bukan hanya mencari dan memenuhi nafkah untuk mereka. Berapa banyak anak yang dilahirkan dari keluarga berkecukupan, tapi ternyata akhlak anaknya tidak jauh lebih baik. Karena bukan tentang kekayaan harta yang membuatnya menjadi lebih baik. Karena mendidik terkait dengan perkembangan Adab anak terhadap semua orang. Sikap ini biasanya akan mudah diterima oleh anak, manakala ada contoh teladan yang dapat dilihat langsung.

Sekuat apapun kedua orang tuanya menyampaikan, manakala mereka tidak bisa menjadi contoh, maka jangan berharap terlalu banyak kepada anak. Apalagi jika mereka merasa lebih dekat dengan sang pengasuh dibandingkan dengan kedua orang tuanya yang sangat sibuk tersebut.

Lembaga pendidikanpun, tidak serta merta bisa mengambil peran yang lebih besar dalam mengajarkan adab kepada anak, manakala ditengah keluarganya sendiri tidak ia dapatkan. Kalaupun ada, maka siap-siap akan terjadi "perang" bathin dalam diri anak. Adanya perbedaan yang ia rasakan saat di sekolah dan di rumah, tentu saja memiliki peluang terjadinya konflik.

Pernah satu waktu, saya mendengarkan langsung kisah nyata dari seorang sahabat. Ia bertugas sebagai guru di Taman Kanak-kanak. Setiap hari, ia selalu membawa banyak stok celana anak-anak ke sekolah. Karena ia tahu, anak-anak TK yang ditinggalkan orang tuanya di sekolah, pasti ada diantaranya yang memerlukannya. Ternyata benar-benar terjadi. Beliau bukan guru TK biasa. Karena rata-rata guru TK adalah urusannya emak-emak. Tapi tidak dengan sosok satu ini. Beliau adalah seorang bapak-bapak.

Kebaikan beliau yang tulus terhadap anak-anak, mengajarkan pentingnya adab kepada anak usia dini, menjadi kisah menarik dari anak-anak yang pernah mendapatkan bantuan dan kasih sayang dari beliau. Satu waktu ada anak yang maaf "boker dalam celana," beliau bantu layaknya seorang ayah terhadap anak kandungnya. Setelah di rumah, anak ini selalu menceritakan kebaikan gurunya kepada kedua orang tuanya.

Manakala anaknya BAB, maka siap-siap si Bibik akan mendapat teriakan dari orang tuanya. Apalagi jika sempat mengotori lantai. Maka si anak juga akan mendapat umpatan. Tapi tidak dengan gurunya. Maka anaknya menceritakan bagaimana baiknya pak gurunya di TK. Tidak pernah mengeluarkan kata-kata yang tidak terpuji kepada dirinya. Berbeda dengan kedua orang tuanya. Hampir setiap hari, si anak mendengarkan umpatan dari orang tuanya. Jangan harap saat anaknya BAB, kedua orang tuanya yang mengurusnya. Semua menjadi tanggung jawab sang pembantunya.

(Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 061224 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post