Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kebunku (Bukan) Kebunku
Ilustrasi gambar: Dokumen Pribadi

Kebunku (Bukan) Kebunku

Tantangan Hari ke-1831

#TantanganGurusiana-6

***

Serelah pembelian bibit unggul Durian Montong jenis Bawor, maka hari minggu 20 Januari 2025, saya bersama anak mertua menyempatkan diri ke kebun yang terletak dikawasan Simpang Sungai Duren. Lahannya tidak terlalu luas, hanya sekitar 40 x 20 meter persegi. Namun lahan yang terbatas tersebut bisa di optimalkan.

Sebenarnya awal kepemilikan lahan yang proses pembayarannya dengan cara dicicil, kemudian semua suratnya telah berubah menjadi SHM. Maka langkah berikutnya adalah mengolah lahan agar bisa ditanami berbagai jenis tanaman. Sempat ada orang yang menumpang menanam cabe rawit, terung dan berbagai jenis tanaman sayuran lainnya.

Setelah orang yang menumpang tersebut tidak lagi menggunakan lahan, maka saya bersama anak mertua berinisiatif menanam durian montong dan manggis. Namun apa daya, bukan tanamannya tidak tumbuh dengan baik, tapi ada makhluk yang setia mengganggu pertumbuhannya. Saat tanah gembur karena selesai di pupuk, maka babi hutan langsung mengambil alih lahan dengan menggali tanah di sekitar pohon durian, tentu saja ada santapan yang lezat bagi sang babi hutan.

Belum lagi saat pohon duriannya semakin tinggi, maka makhluk yang setia melompat antar pohon yang mengambil alih. Semua pohon yang sedang tumbuh dan bertambah tinggi, satu per satu dipatahkan dan dimakan pucuk mudanya. Namun tetap tidak membuat saya dan anak mertua patah semangat. Karena dengan bibit yang sama, saya tanam di kampung halaman, justru telah mulai berbuah dan bahkan sudah dipanen beberapa kali.

Belajar dari pengalaman, saya tetap berjuang untuk menanam berbagai bibit unggul, seperti durian montong, durian bawor dan manggis. Guna menjaga lahan agar tetap ditanam, maka saya membawa bibit kayu manis dari Kerinci. Walaupun pertumbuhanna tidak sebagus di dataran tinggi, tapi kehadiran tanaman Kayu Manis tersebut mampu menekan pertumbuhan rumput liar dan mengusik semangat teman-teman yang juga memiliki lahan di tempat yang sama.

Akhirnya, minggu 20 Januari 2025 saya bersama anak mertua berkesempatan hadir kembali menanam bibit unggul durian montong jenis Bawor. Dengan harapan, kedepan apa yang telah ditanam mampu memberikan hasil yang sangat memuaskan. Kita hanya bisa berikhtiar dengan menanam, namun semua hasilnya sepenuhnya dikembalikan kepada Sang Pemilik Kehiduapan. Aamiin.

Ternyata Kebunku, bukan Kebunku. Tapi untuk kehidupan dan kebaikan masa depan anak-anak. Agar mereka juga tetap melestarikan alam dengan ikut menjaganya dengan bercocok tanam dan memeliharanya dengan baik. Bukan tentang memanen hasil, tapi tentang menjaga keseimbangan.

***

~~ Mendalo Mas, 210125 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post