Kota Padang, Rancak Bana
Tantangan Hari ke-1818
#TantanganGurusiana-5
***
Sebenarnya sejak tahun 1993, saya sudah menjadi warga pendatang yang diakui menjadi penduduk tetap, dengan dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alamat Tabing, Padang. Saya tinggal di Komplek Asrama Haji, Tabing.
Seiring perjalanan kuliah, dengan lika liku tinggal di kostan, maka posisi alamat yang ditulis dalam KTP harus berubah ke Air Tawar Barat, tepatnya di Islamic Center AlQuds. Maka, sampai selama studi di kampus IKIP (saat masuk pertama kali tahun 1993), lalu menyelesaikannya dengan status wisudawan angkatan pertama UNP (tahun 1999). Artinya saya termasuk salah satu dari salah banyak anggota MaPaLa (Mahasiswa Paling Lama) di kampus. Eh ternyata, ada yang lebih lama lagi dari saya.
Setelah sekian tahun tamat dan terpaksa meninggalkan kota Padang, maka saya memulai episode baru dalam hidup. Menjadi guru di beberapa sekolah, sampai akhirnya di penghujung tahun 2000, dinyatakan lulus sebagai guru PNS di Kabupaten Batanghari (lalu terjadi pemekaran). Saya ternyata ditempatkan di kabupaten pemekaran yang memerdekakan diri dari kabupaten induk, Batanghari.
Beberapa kali setelah tamat dan melaksanakan tugas, kembali hadir dan berkunjung ke kota Padang. Seru dan asyiknya datang bukan sekadar main-main alias kunjungan wisata. Setiap ke kota ini, dalam rangka menunaikan tugas. Mendampingi siswa dalam kegiatan lomba, terutama dalam perhelatan lomba Olimpiade Sains, Smapsic di SMAN 1 Kota Padang.
Kunjungan berikutnya mengikuti Seminar Nasional di Fisika UNP, sekaligus ikut menyajikan makalah yang dimuat didalam jurnal Perhimpunan Guru MGMP Fisika Sumatera Barat. Lebih seru lagi, hadir ke kota ini, menjadi guru pendamping Olimpiade Sains (OSN) tingkat nasional tahun 2018. Bahagia dan bangganya lagi, siswa binaan mampu mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah, dengan meraih dua medali perunggu cabang Astronomi dan Informatika.
Seperinya, kota Padang memang rancak bana. Sesuai dengan tekat saat menyelesaikan pendidikan dan meninggalkan kota ini, saya harus kembali hadir ke kota ini dengan prestasi yang terbaik. Itu terjawab sudah. Semoga kehadiran diawal tahun 2025, mendampingi siswa dalam kegiatan lomba Smapsic di SMAN 1 Kota Padang, mampu mempersembahkan yang terbaik. Amaiin. Kota Padang, Rancak Bana.
***
~~ Lintas Sumatera, 070125 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
