Orang 'Hilang'
Tantangan Hari ke-1821
#TantanganGurusiana-5
***
Kamis, 090125. Setelah sejenak melihat kesiapan anak-anak yang lolos ke babak final lomba Smapsic di SMAN 1 Kota Padang, saya bergegas menuju kampus MIPA. Kampus yang dulu telah menanamkan sikap berdiri kokoh diatas kebenaran, serta mengurai banyak kisah yang mengiringi perjuangan. Apalagi sebagai MaPaLa (Mahasiswa Paling Lama) di kampus. Tentu saja tekat dan semangat untuk segera menuntaskan tugas adalah hal yang utama.
Tahun 1999, saya resmi meninggalkan kampus. Lalu mengadu peruntungan di tanah rantau. Padahal merantaunya ke daerah yang dekat dengan kampung halaman. Aneh bukan? Tentu saja tidak aneh. Karena saat menamatkan pendidikan, alamat tempat tinggal yang tertera didalam KTP adalah Kota Padang.
Baru pada tahun 2015, saya kembali hadir ke kampus MIPA, karena ikut serta dalam kegiatan Seminar Nasional Fisika, sekaligus saya ikut tampil mempresentasikan makalah ilmiah, yang hasilnya dimuat dalam jurnal ilmiah fisika, milik komunitas MGMP Fisika Sumatera Barat. Namun suasana kampus masih terlihat biasa, alias tidak jauh berubah. Terutama gedung Dekanat.
Tahun 2018, kembali ke Padang mendampingi siswa dalam kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Saya memilih menginap di LPMP Padang, yang tepat berada disamping kampus MIPA. Pagi hari mengajak anak-anak jalan kaki di sekitar kampus MIPA, sambil menjelaskan suasana kuliah saat Ayahnya dulu di kampus. Lagi-lagi suasana kampus masih dapat dengan mudah dikenali.
Ternyata, saat datang kembali tahun 2025, dalam rangka mendampingi siswa lomba, saya mencoba hadir kembali ke kampus. Asli, saya seperti orang hilang ditengah kampus yang berdiri megah, tentu saja dengan perpindahan gedung Dekanat lama ke gedung baru. Suasananya juga berubah. Urusannya juga dalam rangka bertanya kepada ahlinya, terkait dengan verval ijazah yang masih bermasalah di InfoGTK.
Tidak salah memang, malu bertanya sesat dijalan. Banyak bertanya? Ke laut saja. Saya kembali terdampar di gedung rektorat yang baru. Ingin kembali bertanya masalah yang sama, setelah diarahkan oleh pihak Fakultas. Kembali lagi saya seperti orang hilang. Lalu saya langsung masuk ke ruangan yang telah ditunjuk oleh petugas.
Begitu pintu terbuka, bertemulah mahasiswa yang sedang magang, duduk dibangku petugas.
"Ada yang bisa dibantu Bapak?" ujar salah seorang mahasiswa. Saya menjawab dengan sedikit berkelakar.
"Mau nanya ijazah saya yang sudah ketuaan dek," tentu saja dengan senyum terbaik saya, yang membuat si mahasiswa magang tersepona.
Begitu semua urusan selesai. Saya lebih memilih kembali ke penginapan. Daripada saya dikampus seperti orang hilang. Biarlah dilain kesempatan, saya kembali mengeksplorasi kampus ini, dalam kegiatan berbeda dan bersama keluarga.
***
~~ Jam Gadang, Bukittinggi, 110125 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
