Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Resepsi di Awal Tahun
Ilustrasi gambar: Dokumen Pribadi

Resepsi di Awal Tahun

Tantangan Hari ke-1813

#TantanganGurusiana-5

***

Tanggal 1 Januari 2025, menjadi awal yang baik, Insya Allah. Bertepatan dengan tanggal 1 Rajab 1446 H, saya bersama istri dan cucu mertua, menghadiri resepsi (walimatul 'ursy) ananda Aqil. Dia merupakan kakak kelas ananda Irsyad, sekaligus sahabat dan kakak angkatnya. Kedekatannya bisa dikatakan sangat dekat. Motivasi dari kakaknya ini pula, membuat Irsyad dan teman-temannya untuk berjuang menyelesaikan hafalan AlQuran 30 juz.

Kehadiran dalam resepsi ini, juga sekaligus menjalin tali silaturrahim antara kami sekeluarga dengan keluarga besar Aqil, yang juga merupakan pembina dan pengurus Yayasan Amir Ash Shiddiiqi. Bukan sekadar hadir, tapi juga sebagai pengganti hadirnya anak bujang kami yang sedang menuntut ilmu di Universitas Al Azhar Cairo, Mesir.

Awalnya kita sudah merencanakan untuk hadir saat acara Aqad nikah di Islamic Center Kota Padang Panjang, namun karena sesuatu dan lain hal, terpaksa batal berangkat. Ada keharuan saat anak bujang alias cucu mertua memosting foto Aqil bersama sahabat karibnya saat sekolah, yang sekarang sedang melanjutkan studi di fakultas yang sama dengan Aqil, FK Universitas Andalas dan bahkan juga sebagai Presiden BEM FK, Daffa namanya.

Batal berangkat ke Padang Panjang, harus dituntaskan saat acara resepsi di Asrama Haji Kota Jambi. Kehadiran saya dan keluarga disambut hangat oleh keluarga besar Ash Shiddiiqi. Hampir semua ustadz dan ustadzah di Ash Shiddiiqi mengenal saya dan keluarga. Bukan apa-apa, karena keluarga besar kami memang semuanya sekolah di Yayasan ini.

Kehadiran saya dan keluarga, selain mendapat sambutan hangat dari keluarga pengantin, ternyata kedua mertua Aqil adalah kakak kelas saya saat kuliah di FPMIPA IKIP Padang, yang sekarang berganti nama menjadi Universitas Negeri Padang (UNP). Ada keharuan memang, saat selesai sesi foto bersama pengantin, begitu melewati posisi mertua Aqil, beliau menyapa.

"Rasonyo kito kenal dan pernah basobok, tapi dima yo," kata si Ibuk Mertua Aqil.

"Kito satu kampus Uni, ambo BP 93 Fisika, satu angkatan jo Pak Dekan FMIPA kini" balas saya kepada beliau.

Dialog singkat ini, mengingatkan kembali saya dan kakak kelas di kampus, Uni Aslinda (Mat92) dan Uda Akmal Firdaus (Mat91). Begitu indahnya menjalin tali silaturrahim. Saya yakin, setelah acara resepsi selesai, kedua mertua Aqil akan bercerita kepada keluarga besar Aqil di Jambi, bahwa ternyata salah satu undangan yang hadir, yang anaknya sahabat dan adik angkat menantunya, orang tuanya adalah adik kelas beliau saat kuliah.

Teriring doa yang tulus ikhlas, semoga Aqil dan Elfi menjadi pasangan terindah sampai Jannah-Nya. Sakinah, Mawaddah dan Warahmah. Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.

***

~~ Mendalo Mas, 020125 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post