Sitinjau Lauik itu Legenda
Tantangan Hari ke-1819
#TantanganGurusiana-5
***
Menyebutnya saja, sudah membuat berdiri bulu roma. Bukan karena rutenya banyak melalui kuburan, tempat horor atau sejenisnya. Tapi memang jalur ini layak disebut legenda. Jika rute ini dilewati dari arah Kota Padang menuju Solok dan sekitarnya. Maka akan merasakan tanjakan yang sangat istimewa. Apabila kendaraan sedang "kurang sehat," ada baiknya sebelum berangkat, dipastikan sudah dibawa kepada dukun yang ahli dibidangnya. Jika tidak, akan mengerikan bagi semuanya.
Kalau rute ini kita lalui dari arah Solok, apalagi menjelang malam dan tepatnya tengah malam, maka begitu mata memandang, terlihatlah pemandangan yang indah di Kota Padang. Kerlip lampu di sepanjang jalan utama Kota Padang, rumah penduduk, toko dan perkantoran. Lebih indah lagi karena pergerakan lampu-lampu dari kapal nelayan yang sedang ditengah laut mencari ikan.
Rute ini, tidak disarankan bagi mereka memiliki penyakit tertentu, seperti asam lambung, asam urat (karena jika sewaktu-waktu penumpang terpaksa harus turun dari kendaraan bisa sangat berbahaya), apalagi yang memiliki penyakit jantung dan sesak napas.
Manakala melihat tikungan tajam dan curam, disampingnya tebing batu cadas yang siap kapan saja menghantam, lalu disambut oleh jurang yang sangat dalam pada bagian lainnya. Jadi sangat disarankan yang mengalami kendala di atas, melalui jalur ini pada malam hari. Selain tidak begitu terlihat "kengerian" yang ditampilkan oleh kawasan Sitinjau Lauik (Sitinjau Laut), juga mendapat bonus pemandangan alam yang indah dibawahnya.
Terlepas dari berbagai kisah menarik dan sekaligus mengerikan tersebut, jujur saja saya mengatakan bahwa rute Sitinjau Lauik itu sangat "ngangenin" bagi para petualang. Karena sejuknya Taman Hutan Raya (Tahura) Bung Hatta, juga nanti setelah melewati semua tantangan tersebut, kepada kita akan kembali disuguhkan keindahan bentang alam kawasan solok dan sekitarnya. Petak sawah dengan teraseringnya yang tertata rapi, ataupun ke arah Alahan Panjang, dihadapkan dengan perkebunan Teh dan Danau Kembar (Danau Diatas dan Danau Dibawah) yang unik tersebut.
Jadi berkunjung ke Padang Kota Tercinta, adalah sebuah kisah yang akan selalu dikenang. Selain selama perjalanan mendapat suguhan pemandangan yang indah, tentu saja nanti akan menikmati jamuan makanan khas Minangkabau yang tiada duanya. Siinjau Lauik memang luar biasa melegenda.
***
~~ Padang Kota Tercinta, 080125 ~~



Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
