Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ternyata (Tidak) Panas
Ilustrasi gambar: Pin page

Ternyata (Tidak) Panas

Tantangan Hari ke-1839

#TantanganGurusiana-6

***

Seperti biasa, sejak dulu kala (tapi bukan dimulai dari zaman pra sejarah ya, takut dibilangin lebay), sudah menjadi kebiasaan membantu anak mertua di dapur. Kita melakukannya tanpa perlu membuat surat perjanjian di atas materai 500000 (beuh kebanyakan nolnya). Sebenarnya lebih pada kebiasaan yang sejak dahulu sudah dilakukan.

Saat bangun pagi, saya mengawalinya dengan minum air putih hangat kuku (nggak tahu kok standarnya kuku, bukan Celcius). Setelah minum, kegiatan berikutnya adalah merebus air (kalau ini bebas, boleh masak, memanaskan, atau apapun namanya), lalu meletakkannya di atas kompor. Tentu saja kompornya sudah dinyalakan. Kalau sekadar meletakkan di atas kompor tanpa nyala api, sampai bertanduk kucing takkan airnya mendidih.

Nah, kebiasaan setiap hari seperti itu, juga terus sampai sekarang. Tidak berlebihan memang, bahwa sebagai suami yang baik se Asia Tenggara (terbaik sedunia kan sudah ada orangnya, ups keceplosan). Maka berbagi tugas dengan anak mertua itu sudah sejak awal bersama sudah dilakukan. Sampai soal membantu menyiapkan makan, menghidang dan lain sebagainya adalah hal yang biasa. Sampai pernah ditegur oleh mertua. Biarlah itu urusan ibuk-ibuk saja, kata Emak mertua. Tapi tetap saja sampai sekarang masih dilakukan.

Lah untuk pagi ini (280125), ceritanya sedikit berbeda. Karena tempat merebus air masih terisi air yang kemarin, maka saya harus merebus air dengan menggunakan periuk stainless kecil. Sampai akhirnya air mendidih, ditandai dengan terdengar suara merdunya dari ruang tamu. Lalu saya gegas menuju dapur dan menuangkan air panas ke dalam termos air yang kecil. Namun sayang, karena kurang hati-hati. Akhirnya, air panas tersebut lebih banyak tumpah dan tidak masuk ke dalam termos.

Entah karena terlalu serius, air panas dengan perkiraan suhunya 98°C - 100°C tersebut tumpah mengenai jari tangan kiri saya. Panas? Oh ternyata tidak panas. Untuk itulah, peringatan bagi saya dan para suami lainnya (khusus yang suka bantu anak mertua di dapur), berhati-hatilah. Karena air yang baru mendidih itu ternyata tidak panas, tapi sangat panas. Terasa banget saat jari-jemari saya langsung berubah warna.

Untunglah selalu sedia obat penawarnya. Minyak Herba Sinergi dari HPAI selalu tersedia di rumah (sudah kayak iklan-iklan di TV belum?). Intinya hati-hatilah saat berada di dapur. Karena selain bisa membuat tangan terluka (cidera), tapi juga bisa membuat berat badan bertambah. Kok bisa? Ya bisalah. Kan semua yang dimasak oleh istri enak untuk disantap.

***

~~ Mendalo Mas, 290125 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post