Catatan Indah Kegiatan AAC 2025
Tantangan Hari ke-1893
#TantanganGurusiana-6
***
Usai kegiatan praktik lapangan Teleskop Dobsonian, semua perserta AAC berarak menuju penginapan masing-masing. Satu hal yang akan mereka rasakan adalah bakalan bersama dengan rekan yang berasal negara yang berbeda. Karena panitia akan mengatur sedemikian rupa, agar siswa yang berasal dari negara yang sama tidak akan bersama dalam satu penginapan.
Dengan komposisi yang sama seperti peserta, Official Observer juga mendapatkan penginapan dengan pasangan dari negara yang berbeda. Kalau yang ini sudah pasti. Sebab setiap negara hanya mendapatkan jatah satu orang Official Observer. Sehingga dengan komposisi apapun, tetap akan mendapatkan pasangan dari negara yang berbeda.
Setelah mendapatkan kamar di penginapan, semua peserta bersiap-siap menuju Resto yang berasa di kawasan yang dekat dari posisi basecamp. Khusus peserta yang bergama Islam, panitia sudah menyiapkan makanan halal. Sehingga saat masuk waktunya berbuka puasa, maka semua peserta yang beragama Islam, langsung melaksanakan buka puasa bersama. Juga di ikuti oleh peserta yang lainnya.
Sembari menikmati hidangan yang sudah disiapkan oleh panitia, semua peserta menikmati hidangan dengan khidmat, namun tetap dengan celoteh ringan menceritakan hal-hal lucu selama kegiatan. Keakraban antar peserta terlihat semakin kentara. Tidak ada lagi sekat bahasa, budaya dan agama. Semuanya terjalin dengan akrab. Kalau soal bahasa, jangan ditanya keseruannya. Karena semua hadir dari negara yang berbeda, tentu bahasa Inggrisnya dengan dealek negaranya masing-masing.
Usai makan malam, semua peserta langsung bertolak menuju Doi Inthanon Peak. Ini merupakan puncak tertinggi di Thailand. Sehingga tempat kegiatan Stargazing ini sering disebut roof of Thailand. Atapnya negara Thailand. Karena tidak ada lagi tempat tertinggi di negeri Gajah Putih tersebut, kecuali puncak Doi Inthanon.
Saat mencapai puncak, sensor suhu yang terletak di dekat pintu masuk ke Kawasan Militer Thailand menunjukkan angka 12°C. Terbayang sudah dinginnya. Apalagi saat diluar mobil, juga disertai dengan hembusan angin yang membawa hawa dingin. Perlahan tapi pasti, semua peserta tidak menyadari jika suhu makin bergerak turun menuju angka 10°C - 11°C.
Karena sibuk dengan pengamatan, peserta tidak merasakan dinginnya puncak Doi Inthanon. Teleskop Dobsonian telah disediakan sesuai jumlah kelompok, sehingga apa yang diperintahkan oleh panitia, dapat ditunaikan dengan baik oleh setiap kelompok. Sebelum pulang, panitia meminta semua peserta mengatur posisi untuk sesi pemotretan, dengan latar belakang bintang gemintang di langit yang cerah.
(Bersambung)
**
~~ Mendalo Mas, 210325 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
