Catatan Indah Kegiatan AAC 2025 (Bagian 1)
Tantangan Hari ke-1890
#TantanganGurusiana-6
***
Hari pertama di Princess Sirindorn Astropark, dengan berbagai agenda kegiatan yang padat. Mulai dari mengunjungi gedung pendukung pengembangan teknologi ke-Astronomian di negeri Gajah Putih, khususnya di Chiang Mai yang merupakan basis pengembangan teknologi tersebut.
Walaupun dalam kondisi sedang berpuasa, tidak menyurutkan semangat dalam mengikuti semua kegiatan. Sebagai Official Observer, bukan berarti hanya duduk sembari melihat kegiatan anak-anak, tapi juga ikut terlibat aktif sebagaimana peserta siswa. Hanya saja, tetap fokus dengan tugas mendampingi siswa dalam kegiatan. Mendokumentasikan kegiatan siswa, tentu saja dengan harapan nantinya aktivitas tersebut bisa ditularkan di sekolah.
Salah satu yang menarik adalah permainan membuat rasi bintang. Gambarnya sudah dicetak dengan desain yang sangat bagus oleh panitia. Lalu semua peralatan yang diperlukan lengkap didalam tempat yang disediakan, seperti lampu led, spidol berwarna, baterai dan timah/tembaga yang dalam bentuk lembaran yang bisa menempel pada kertas. Menariknya, hasil dari setiap peserta akan bersama-sama dinyalakan secara bersama dalam kondisi lampu ruangan dimatikan. Maka dari jauh terlihat berbagai macam rasi bintang yang sedang menyala.
Kegiatan pembuatan rasi bintang ini merupakan kegiatan pertama kali dalam Asean Astronomy Camp 2025. Pada tahun sebelum Covid menyerang (2016-2018) belum masuk dalam agenda kegiatan AAC. Sehingga sebagai pendamping yang selalu hadir di kegiatan ini, merasakan sesuatu yang luar biasa. Apalagi setelah kegiatan, saya meminta bantuan tim teknis Narit, agar saya bisa mendapatkan rasi bintang yang lain, untuk dibawa pulang, sehingga bisa dimanfaatkan sebagai media dalam pengenalan rasi bintang.
Setelah kegiatan pembuatan rasi bintang, dilanjutkan dengan bermain Dry ice dan peralatan lainnya dalam membuat bentuk komet. Tentu saja semua peserta sangat bersemangat melakukannya. Tentu saja dengan tetap memperhatikan keselamatan kerja. Apalagi Dry ice. Peserta harus menggunakan sarung tangan khusus. Agar terhindar dari hal yang membahayakan tanggannya.
Setelah semua kegiatan selesai dilaksanakan, maka semua peserta melanjutkan kegiatan yang tidak kalah seru. Tentu saja acaranya adalah gala diner. Makan malam bersama dipelataran Astropark. Ruang terbuka dengan pemandangan langit yang dihiasi bulan dengan gemintang. Apalagi yang sedang menunaikan ibadah puasa, sudah disambut dengan hidangan makanan halal, yang ternyata juga dinikmati oleh semua peserta. Setelah selesai makan, dilanjutkan dengan Stargazing. Semua peserta naik ke lantai dua Observatorium. Guna melihat berbagai benda langit dengan banyak teleskop. Setelah ya, semua peserta kembali ke penginapan di Ibis Styles Chiang Mai.
(Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 190325 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
