Catatan Indah Perjalanan ke Chiang Mai (Bagian 1)
Tantangan Hari ke-1887
#TantanganGurusiana-6
***
Tanggal 15 Maret 2025, menjadi penghujung dari perjalanan selama mengikuti kegiatan Asean Astronomy Camp (AAC) 2025. Berangkat tanggal 9 Maret dari Bandara Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi pukul 17.30, lalu berbuka puasa di dalam pesawat Garuda. Sampai akhirnya mendarat dengan mulus di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Lalu kegiatan berlanjut dengan shalat Magrib dan dijamak dengan Isya.
Sembari menunggu jadwal chek in yang akan dibuka jam 02.30 dini hari, maka saya memastikan siswa yang menjadi peserta kegiatan AAC, selalu dalam kondisi aman dan tidak kurang satu apapun. Tentu saja, sebelum masuk waktu chek in, maka saya memilih untuk menyegerakan sahur. Karena kita tidak bisa memastikan, apakah proses chek ini berjalan lancar, atau malah mengalami antrian yang cukup panjang. Sehingga dikhawatirkan akan terganggu proses makan sahurnya.
Setelah tahapan chek in selesai, lalu saya masih bersama anak, bercerita berbagai kisah terkait kegiatan yang sama, yang pernah di ikuti oleh kakak kelasnya pada tahun-tahun sebelum Covid menyerang hampir semua negara di dunia. Tujuannya sederhana, agar tidak ada kebosanan dalam menunggu. Sampai akhirnya, jam 03.30 sudah waktunya boarding, diawali dengan pengecekan dokumen Imigrasi. Tidak terlalu lama juga prosesnya. Karena sudah tidak manual lagi seperti tahun 2018, tahun terakhir saya mendampingi siswa. Akhirnya sudah bisa duduk manis di ruang tunggu. Tepat jam 04.00, penumpang sudah diminta untuk masuk ke dalam pesawat.
Masih sempat meneguk air yang sebelumnya sudah disiapkan, sampai petugas mengumumkan sudah masuk waktu imsyak dan sebentar lagi masuk waktu Subuh. Saya berinisiatif untuk lebih dahulu tayamum, lalu langsung menunaikan shalat Subuh. Kemudian dilanjutkan dengan aktivitas tadarusan. Karena suara mesin pesawat yang cukup lumayan, sehingga setiap ayat demi ayat yang dibaca, tidak mengganggu penumpang yang lainnya di dalam pesawat.
Dengan lama penerbangan lebih kurang 2 ,5 jam, akhirnya pesawat mendarat dengan aman dan lancar di bandara KLIA1, Kuala Lumpur Malaysia. Setelah menunggu sekian lama untuk bisa pesawat parkir dengan baik, karena banyaknya pesawat yang masih antrian menunggu masuk jalur Run way, maka kita hanya bisa duduk manis di dalam pesawat. Lebih kurang 15 menit berada di dalam pesawat, barulah sang Pilot menyampaikan bahwa pintu sudah terbuka, penumpang disilahkan untuk menuju ruang kedatangan, bagi penumpang transit, untuk segera lapor diri, guna penerbangan berikutnya.
Setelah berada di luar pesawat, saya dan siswa bergegas menemui petugas di meja informasi. Kita di arahkan untuk segera menuju pintu C12. Bersama-sama dengan penumpang lainnya, bergerak turun menuju lantai 1 bandara, lalu diangkut dengan Bus menuju pintu C12, guna melanjutkan penerbangan menuju kota Chiang Mai.
(Bersambung)
***
~~ Chiang Mai, 160325 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
