Catatan Perjalanan AAC 2025 Chiang Mai (Selesai)
Tantangan Hari ke-1897
#TantanganGurusiana-6
***
Tanggal 14 Maret 2025 menandai usainya semua rangkaian kegiatan Asean Astronomy Camp (AAC) 2025 di Chiang Mai. Setelah kegiatan penutupan, masing-masing peserta bertolak sesuai data yang telah dikirimkan sebelum kegiatan. Bagi yang langsung menuju bandara, maka mereka dikumpulkan dalam beberapa kendaraan. Bagi yang harus kembali ke Princess Sirindorn Astropark, maka semuanya digabung dalam beberapa kendaraan, namun tidak lupa sebelumnya mampir makan siang bagi yang tidak berpuasa.
Rombongan dari Indonesia ikut dalam rombongan ke Astropark bersama tim Vietnam dan Jepang. Karena bang Ghalib bersama guru pendamping dari Tangerang sudah menunggu di gedung utama. Tempat dimana kegiatan sebelumnya dilaksanakan. Tidak menunggu lama, rombongan juga sampai di lokasi Astropark. Sebelum meninggalkan kawasan Astropark, mohon diri dan pamit kepada beberapa panitia dari NARIT, mulai dari Mr. Pon, bang Basree serta beberapa anggota lainnya.
Sebelum masuk mobil, kembali rombongan dari Indonesia foto bersama di beberapa titik di Astropark. Misalnya didepan gedung utama (Planetarium) dan di lapangan depan gedung Observatorium. Usai sudah semua aktivitas di kawasan Astropark, selanjutnya rombongan langsung bergerak menuju pasar tradisional Chiang Mai. Melihat beberapa barang yang bisa dibeli untuk dibawa pulang ke Indonesia.
Setelah puas dengan kunjungan ke pasar tradisional, berburu produk khas Chiang Mai, kita bergerak menuju penginapan, YelloTel. Hotel yang sangat dekat dengan kawasan Nigh Bazaar Chiang Mai. Pasar malam yang mirip dengan suasana Malioboro Yogyakarta. Setelah sejenak istirahat, mandi dan bersiap-siap menunggu Bang Ghalib menjemput. Karena kegiatan berikutnya adalah mengikuti buka puasa bersama di salah satu Masjid di Chiang Mai.
Menikmati berbuka puasa bersama di Masjid Chiang Mai, dengan suasana keakraban antar sesama, dengan bahasa yang terbatas, tapi tetap masih bisa memahami isi ceramah yang disampaikan oleh sang Ustadz. Tentu saja seru. Usai berbuka, dilanjutkan dengan shalat Magrib berjamaah, lalu berikutnya makan bersama. Hidangan sudah tersedia dengan baik. Satu hal yang membuat rasa hati ini menjadi terharu. Hidangan makanan dengan lauknya, mengingatkan suasana bersama keluarga di kampung halaman. Ternyata hidangan makan malam tersebut adalah makanan khas Thailand Selatan.
Kegiatan berikutnya menuju kawasan Chiang Mai Night Bazaar Spectaculer. Sesuai dengan namanya. Pasar malam ini memang sangat ramai. Mengingat dulu saat Januari, pasar ini bukan hanya ramai, tapi melimpah ruah oleh pengunjung dan pedagang. Serunya kendaraan yang lalu lalang di jalan raya tetap aman lancar. Berbeda dengan negeri sebelah. Antrian kendaraan akan mengular dengan bunyi klakson kendaraan yang memekakkan telinga. Tapi tidak dengan pasar di Chiang Mai.
Usai berbelanja, ditutup dengan membeli makanan untuk santap sahur. Ada yang nasi goreng spesial, mie spesial dan nasi kebuli. Lalu kita bergerak menuju YelloTel, yang tidak jauh dari kawasan pasar malam. Istirahat, shalat Isya dan dilanjutkan dengan shalat tarawih, witir dan ibadah sunah lainnya. Sembari menunggu masuknya waktu makan sahur.
Kegiatan demi kegiatan telah ditunaikan. Kini siap terbang menuju Jakarta, dengan rute Chiang Mai - Kuala Lumpur. Baru jam 22.30 malam waktu Kuala Lumpur (21.30 WIB), pesawat bergerak menuju Jakarta. Tepat dini hari, saya dan siswa sampai di rumah di kawasan Batalyo Kavaleri, Serpong. Esok harinya terbang kembali Jakarta menuju Jambi. Berkumpul bersama keluarga, ditandai dengan buka puasa bersama di Nasi Kebuli Jannah.
Semoga ditahun berikutnya, bisa kembali menikmati rute perjalanan yang sama, tentu saja dengan siswa yang berbeda, dalam kegiatan Asean Astronomy Camp (AAC) 2026 di Chiang Mai. Insya Allah.
***
~~ Mendalo Mas, 250325 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
