Princess Sirindorn Astropark Chiang Mai
Tantangan Hari ke-1883
#TantanganGurusiana-6
***
Tahun ini merupakan tahun ke-4 mengikuti kegiatan Asean Astronomy Camp (AAC) di Chiang Mai, Thailand. Pasti ada yang bertanya-tanya, ngapain jauh-jauh datang ke sana. Pertanyaan tersebut tidak salah, tapi belum tentu juga benar. Jika sudah bercerita tentang melihat negara lain mengembangkan teknologi yang sangat bermanfaat untuk pengembangan pendidikan di negara tersebut, apalagi hasilnya digunakan untuk maslahat ummat, sungguh nilai yang tiada bandingnya.
Kegiatan AAC ini, selain menjadi ajang Thailand mengenalkan kemajuan teknologi kedirgantaraan, antara lain dibidang Astronomi dengan berbagai kajiannya kepada pelajar se-ASEAN, lalu bagaimana mereka mendekatkan pelajar di negara mereka dengan kemajuan teknologi yang telah dicapai.
Tahun 2025, menjadi spesial dibandingkan kegiatan sebelumnya. Selain kegiatan pertama setelah semua negara di dunia diserang Covid, pesertanya bukan hanya dari pelajar negara ASEAN, tapi juga ada yang datang dari Jepang dan Banglades. Mereka yang sangat menyukai Astronomi dan juga memiliki tekat nantinya terlibat aktif di negaranya. Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Jika anak-anak di negeri sebelah diberi kesempatan yang sama (bukan karena OrDal dan sejenisnya), saya meyakini negeri sebelah juga bisa maju.
Kepada rakyat diberikan kesempatan secara terbuka, melihat dari dekat kemajuan teknologi dirgantara negaranya. Lalu dibayangkan dengan negeri sebelah. Anak-anaknya diajarkan joget-joget, setelah itu lanjut makan gratis, ujung-ujungnya juga nilai gratis, karakternya menjadi kurang baik, atau bahkan sangat tidak baik. Lalu kepada mereka diajak bermimpi menjadi lebih baik. Sepertinya jauh panggang dari api.
Setelah melihat dari dekat, Thailand menyiapkan negerinya untuk mandiri, alat-alat Teleskop mereka sediakan sendiri, lalu dibelakang gedung utama sudah tersedia bagian khusus produksi dan perawatan alat Astronomi. Malahan mereka juga sudah membuat satelit sendiri. Benar-benar ngeri jika mau melawan mereka dengan makan gratis. Karena ditempat mereka pendidikan yang digratiskan. Mau sekolah dimanapun, semuanya bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.
Sembari mendengarkan penjelasan dari anak muda Thailand, dengan latar belakang pendidikan Astronomi dan Astrofisika, Mekatronika dan jurusan lain yang saling mendukung untuk pengembangan kemajuan teknologi di negeri mereka. Sambil membayangkan waktu negeri sebelah menghentikan pengembangan teknologi dirgantara melalui pembuatan pesawat terbang. Padahal sudah banyak yang ingin memesan pesawat tercanggih di kelasnya tersebut.
(Bersambung)
***
~~ Don Kaeo, Mae Rim, Chiang Mai, 120325 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
