Panas Terik Rasa Pagi Hari
Tantangan Hari ke-1906
#TantanganGurusiana-6
***
Bagi masyarakat yang tinggal dan menetap di kawasan dataran tinggi, seperti Bromo, Merapi, Dieng, dan beberapa dataran tinggi lainnya, maka suhu rendah pada waktu siang hari bukanlah hal yang aneh. Justru saat suhu berubah menjadi tinggi terasa menjadi aneh.
Demikian pula dengan Kerinci, yang merupakan dataran tinggi di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Jangan ditanya berapa suhu udara saat malam hari, tengah malam dan pagi hari. Karena detektor suhu yang melekat di dalam gawai (HP), tertera angka 28°C pada pukul 13.20. Dari banyak daerah yang pernah saya kunjungi, sebut saja kawasan Jalan Kaliurang (Jakal) Yogyakarta, saya pernah saat masuk waktu magrib, di kawasan ujung Jakal ke arah puncak Merapi. Suhu dinginnya sangat terasa.
Saat berkunjung ke gunung Bromo, saya juga pernah merasakan suhu dingin di kawasan tersebut. Begitu juga saat melakukan pendakian ke Gunung Singgalang dan Gunung Marapi di Padang Panjang saat masih berstatus sebagai mahasiswa. Suhu rendah tersebut sudah bukanlah hal aneh dirasakan oleh kulit. Yang merupakan dtetektor suhu paling sensitif terhadap perubahan suhu.
Kerinci yang dikenal dengan kawasan dataran tinggi puncak Andalas, perubahan suhu drastis adalah hal yang biasa. Tengah malam menjelang dini hari merupakan puncak suhu terendah, bisa mencapai angka 10-12 derajad celcius. Parameter yang mudah dilihat dan diamati adalah membekunya minyak curah, walaupun tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Sehingga sering terlihat, jika ada yang belanja minyak goreng curah, maka si penjual menjemur kaleng tempat minyak tersebut terlebih dahulu, agar minyak goreng curah mencair.
Begitulah suasana libur lebaran di kampung halaman. Walaupun sinar matahari terlihat terik, tapi suhunya tetap saja seperti di dalam ruang berAC. Kurang seru apalagi. Makanya saya selalu menyiapkan bedak sejuta ummat dan handbody agar semuanya aman dan lancar.
***
~~ Pinggiran Danau Kerinci, 030425 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
