Ketika Senyuman tak lagi Bermakna
Tantangan Hari ke-1954
#TantanganGurusiana-6
***
Negeri ini sangat dikenal dengan keramahannya. Tentu saja yang pertama kali terlihat dengan kasat mata adalah senyuman khasnya. Manakala berjumpa dengan orang baru, baik itu lokal maupun warga asing, maka tergambar dengan jelas senyuman ramah warga negeri ini. Begitulah kisah dan cerita yang sering didengar.
Namun perlahan senyuman dan keramahan itu bergeser fungsi dan perannya. Kenapa bisa berubah? Itulah sebagai bentuk kemajuan zaman. Semakin pintar seseorang menyembunyikan sebuah keinginan dibalik senyumannya, semakin banyak pula orang yang akan tertipu oleh senyuman tersebut.
Jika ingin melihat bukti nyata dari kisah senyuman palsu yang tidak bermakna tersebut, tunggu saja saat memasuki era pemilihan apapun di negeri sebelah. Senyuman tak bermakna itu akan muncul secara periodik dalam lima tahunan. Pemilihan apapun, akan bermunculan foto-foto penuh senyuman, dipasang dan dipajang dalam berbagai bentuk dan ukuran. Tujuannya hanya satu, bagaimana menipu pemilih dengan senyuman tersebut.
Anehnya, sudah jelas ditipu dan dibohongi melalui senyuman tersebut, masih banyak juga orang yang dengan sangat setia membelanya. Bahkan tidak sedikit yang menjadi kelompok pasukan berani mati, demi sosok yang dia bela tersebut. Apakah ini sebagai pertanda, bahwa ada yang salah dengan pendidikan di negeri sebelah.
Pendidikan itu tidak sekadar mengantongi ijazah (eh salah, karena ijazah tidak bisa dikantongi). Itupun ada sangat banyak beredar yang asli tapi palsu. Semua bisa didapatkan dengan uang. Jadi, mari kembalikan senyum dan keramahan itu kepada jalur yang baik dan benar. Jangan samarkan senyum dan keramahan dengan dusta dan kebohongan serta intrik yang merugikan.
***
~~ Mendalo Mas, 200525 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
