Dingin itu Ngangenin
Tantangan Hari ke-1970
#TantanganGurusiana-6
***
Walaupun libur Idul Adha 2025 M/1446 H hanya sebentar, tidak menyurutkan langkah untuk sejenak pulang kampung. Suasana dalam perjalanan juga relatif lancar. Karena mudik Idul Adha jelas berbeda dengan mudik Idul Fitri. Perbedaan ini pula yang membuat jarak Jambi - Kerinci yang hanya 392 Km, terasa sangat dekat. Bukan pula karena sang sopirnya ngebut, tapi karena suasana jalanan yang relatif sepi.
Perjalanan jarak jauh, tentu saja harus disiapkan dengan detil. Bahan bakar diisi tepat sebelum berangkat. Kebetulan stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) berada di depan komplek tempat tinggal, sehingga saat mau berangkat, kondisi bahan bakar dalM keadaan penuh. Kemudian mampir sejenak di Plaza sekolah, lalu lanjut ke tempat dinas anak mertua, baru sekitar 07.30 bertolak meninggalkan Jambi Luar Kota (Pijoan).
Selama dalam perjalanan aman terkendali. Lalu istirahat sejenak karena harus melakukan SKJ (Sasak Ka Jamban, bahasa Minang, Red). Maka kendaraan dihentikan di Masjid yang berada di Simpang Pauh, Kabupaten Sarolangun, lalu menunaikan shalat Zuhur di Masjid yang berada di Bangko, Kabupaten Merangin. Setelah menunaikan shalat Zuhur, kendaraan kembali bergerak menuju Kabupaten Kerinci, tepatnya di kawasan Danau Kerinci. Saat kendaraan memasuki kawasan parkiran rumah, dengan waktu jarum jam menunjukkan pukul 15.30.
Setelah sejenak istirahat, lalu menunaikan shalat Ashar, suasana lingkungan yang awalnya panas, perlahan tapi pasti, suhu lingkungan kembali menunjukkan suasana aslinya. Kerinci yang terkenal dengan suhu rendahnya, menjadi selalu dikangenin selama berada di rantau. Jika banyak orang khawatir dengan suhunya yang dingin, saya malah sebaliknya. Suhu dingin alami, sangat menyehatkan dibandingkan dengan AC atau Kipas Angin. Apalagi saat bangun pagi. Langsung mandi dengan suhu air yang sangat rendah. Kurang seru apa lagi. Jadi dinginnya Kerinci itu selalu ngangenin.
***
~~ Danau Kerinci, 060625 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
