Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ada Apa dengan 2019...?
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Ada Apa dengan 2019...?

Tantangan Hari ke-2019

#TantanganGurusiana-6

***

Setiap kita kadang dan bahkan sering menemukan berbagai hal yang unik. Tepat pada hari ke-2019 menulis tanpa henti dalam tantangan Gurusiana, bersamaan dengan hari Jumat, 25-07-25. Jadi, ada sebuah kebetulan yang sering menghampiri, sehingga terkesan sangat sering bertemu dengan angka-angka unik.

Terkait dengan 2019, ini juga memiliki kenangan yang selalu dikenang. Bagaimana menumbuhkan semangat kompetisi kepada anak. Sehingga pada tahun 2019, ada dua kegiatan yang secara berdekatan saya ikut mendampingi siswa. Oktober 2019 dalam kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kebumian di Teknik Geologi Universitas Gajah Mada. Kehadiran di kota ini, anak-anak tidak memasang target sebagai menang. Karena sudah bisa dipastikan yang akan hadir sebagai peserta adalah mereka para peraih medali OSN bidang Kebumian, Astronomi dan Geografi.

Satu hal yang saya sampaikan kepada anak-anak, tetap fokus mengikuti lomba, menganalisis setiap soal yang diujikan. Karena sangat bisa jadi model yang sama akan muncul pada jenjang lomba Olimpiade Sains tingkat Kabupaten dan Provinsi. Hasilnya sudah bisa ditebak. Anak-anak yang ikut kegiatan LCC Kebumian ini, semuanya lolos ke tingkat provinsi dan dua diantaranya mampu mewakili sekolah ke tingkat nasional (OSN 2019 kota Manado).

Kemudian pada bulan Desember 2019, saya bersama istri dan anak-anak kembali hadir ke Bandung. Kota yang selalu menyimpan kerinduan seperti halnya kota Yogyakarta. Saya, istri dan anak pertama, mendampingi Adek (anak kedua) mengikuti Olimpiade Sempoa tingkat nasional. Ini juga memiliki filosofi yang sama. Hadir bukan ingin mengejar sebagai pemenang. Karena berani tampil sebagai peserta lomba saja, adalah suatu hal yang istimewa, selain baru pertama kali ikut lomba di level nasional, juga lawan yang dihadapi adalah mereka yang sudah memiliki pengalaman lomba sempoa.

Penutup kegiatan ini, ternyata anak gadis mampu meraih tempat yang istimewa. Walaupun bukan sebagai juara. Dari puluhan orang anak yang jago Sempoa, ia mampu bertahan dan masuk dalam kelompok lima besar nasional dan meraih peringkat empat. Tentu saja, ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi seorang anak. Apalagi diberikan kesempatan menikmati tempat wisata di Bandung. Itulah bonus yang diberikan kepada anak-anak yang telah berjuang.

Semua aktivitas di tahun 2019, menjadi catatan sejarah kegiatan bersama anak-anak hebat. Karena pada awal 2020 terjadi perubahan keadaan. Kehadiran Mr. Covid-19 memaksa semua aktivitas yang seharusnya dilaksanakan secara tatap muka dihentikan. Untungnya sebelum peristiwa itu terjadi, anak-anak mampu menuntaskan kegiatan tatap muka dengan baik.

***

~~ Mendalo Mas, 250725 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post