Angka Spesial Penuh Kenangan
Tantangan Hari me-1999
#TantanganGurusiana-6
***
Perjalanan panjang sebagai Mahasiswa, mengikuti berbagai perkumpulan (Organisasi), merasakan aura lahirnya reformasi 1998, karena pada awal Januari 1998 sudah berada langsung di kota Gudeg/Jogja, dalam rangka mengikuti kegiatan di sana. Pulangnya menjadi penambah semangat untuk bisa segera menyelesaikan tugas kuliah di kampus.
Bukan apa-apa, jika semakin asyik dengan unit kegiatan luar kampus, khawatir jadi lengket gelar MaPaLa pada sosok mahasiswa ini. Bukan Mahasiswa Pecinta Alam, tapi Mahasiswa Paling Lama. Akhirnya, setelah melewati berbagai drama melankolis tanpa derai air mata, ujian akhir yang ditandai dengan lulus sidang skripsi, merupakan kelompok awal yang menulis skripsi dalam bentuk PTK (Penelitian Teu Karuan, bahasa candaan khas sunda), secara aklamasi (beuh seperti rapat anggota dewan saja), skripsi dalam sajian Penelitian Tindakan Kelas dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan.
Berbagai hal sudah dilewati dengan banyak kisah seru dan membuat degup jantung kadang tidak normal. Bagaimana tidak, dengan uang belanja bulanan sangat terbatas, tapi masih tetap bisa bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa bidang Pramuka. Lalu juga aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Fisika. Tentu saja spesialisasi bidang keagamaan dan pernah didaulat mengisi ceramah ramadhan saat buka puasa bersama himpunan mahasiswa jurusan dengan dosen di prodi pendidikan fisika.
Ikut juga dalam kegiatan Dakwah luar kampus bersama Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), berkeliling semua daerah di Sumatera Barat (kecuali Kepulauan Mentawai, karena tepaksa mudik saat Idul Adha, padahal sudah disiapkan sebagai Khatib), kemudian juga ikut aktif dalam Organisasi Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dan mengikuti Muktamar di Islamic Center KH. Nur Ali Bekasi serta Musyawarah Kerja Nasional di Asrama Haji Pondok Gede.
Setelah semua kisah seru dan penuh perjuangan serta air mata, sosok anak yang sejak kecil bercita-cita ingin menjadi orang baik yang bermanfaat bagi semua orang, akhirnya berhasil menuntaskan kuliahnya. Namun jangan ditanya berapa nilai akhir yang berhasil ia bukukan. Pernah satu waktu sebelum wisuda, ia ditanya oleh Dosen Pembimbing Akademik (ini asli loh ya), berapa Indek Prestasi Kumulatif (IPK) yang berhasil kamu raih. Dengan santai anak ini menjawab, hanya Djie Sam Soe plus satu. Bingung kan. Maksudnya adalah IPKnya hanya 2,35. Sedangkan Djie Sam Sie identik dengan 234.
Selamat tinggal 1999 dan Padang Kota Tercinta. Ada banyak semangat yang akan terus membawa serta semua kisah menjadi nyata. Jangan takut bermimpi, karena tidak harus membayar. Bermimpilah setinggi bintang di langit. Andaikan terjatuh, maka pasti akan terjatuh diantara ribuan bahkan milyaran bintang.
***
~~ Mendalo Mas, 050725 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
