(Bukan) Karena Mudah, tapi Berkah dari Doa dan Perjuangan
Tantangan Hari ke-2000
#TantanganGurusiana-6
***
Tahun 2000 menandai awal dari perjuangan berikutnya. Setelah menyelesaikan kuliah tahun 1999 dengan status Mahasiswa Paling Lama (MaPaLa), namun berangkat dengan bekal dan pengalaman yang sangat bisa jadi berbeda dengan rekan lainnya.
Sebenarnya banyak yang bertanya, kuliah dengan bidang sains Fisika, tapi aktifnya bukan pada bidang yang sama. Saya malah sangat aktif di Unit Kegiatan Pramuka, aktif juga di unit kegiatan Mushalla Al Qalam kampus MIPA, selain juga aktif di DDII, juga ikut sebagai anggota dalam latihan bela diri Bandung Karate Club (BKC). Terkait kegiatan yang menurut banyak rekan di kampus keluar dari jalur normal.
Saya hanya menyampaikan pendapat sederhana, bahwa jika nanti terjun di dunia pendidikan sebagai guru, maka tidak mungkin bisa mengalahkan peran guru-guru senior yang jam terbangnya sudah tidak terhitung lagi. Sangat bisa jadi, ada yang menjadi guru kita sendiri saat masih di bangku SMA. Maka melalui unit kegiatan tersebut, kita memiliki nilai plus yang orang lain belum tentu miliki.
Nah saat tamat, sudah langsung mengajar di sebuah Madrasah. Bukan hanya mengajar Fisika, tapi sekaligus juga sebagai guru Biologi. Tentu saja ini mengingatkan kembali kecintaan saya terhadap bidang Biologi. Karena semasa SMA, sampai punya Herbarium buatan sendiri, saking kurang kerjaannya saya pada bidang Biologi. Seni mengajar dan menghadapi berbagai karakter siswa di kelas dan luar kelas, ternyata dari kegiatan luar kampuslah saya mendapatkan banyak cara dalam menuntaskan berbagai permasalahan.
Lalu terkait dengan angka 2000. Ini bukan saja sebagai penanda hari saya mengikuti tantangan menulis tanpa henti bersama Gurusiana. Tapi merupakan tahun istimewa bagi saya. Karena pada tahun 2000 saya dinyatakan lulus seleksi CPNS Guru Fisika di Kabupaten Batanghari, dengan status sebagai pegawai pusat yang SKnya diterbitkan oleh Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan. Tentu saja sebuah kebahagiaan yang tak terhingga, apalagi ternyata itu menjadi tahun terakhir dan angkatan terakhir penerimaan guru dari pusat. Secara otomatis saya menjadi generasi terakhir alias anak bungsu dengan NIP 132.
Jadi, angka 2000 juga menjadi penanda bahwa apa yang waktu itu saya raih, bukanlah pekerjaan mudah, tapi penuh perjuangan serta doa dari kedua orang tua dan keluarga. Karena masih ingat dengan cerita banyak orang, bahwa rata-rata pada waktu itu sudah ramai diberitakan bahwa untuk lulus menjadi PNS, baik guru maupun non guru, harus mengeluarkan banyak uang sogokan. Alhamdulillah, saya diselamatkan dari semua hal buruk tersebut. Hanya bermodalkan uang Rp. 24.000, untuk membeli materai @Rp. 6000, yang ditempel dalam setiap lembar surat permohonan dan pernyataan. Serta uang untuk ongkos mobil/bus dari kampung halaman menuju kota Jambi.
Jadi jangan tanamkan hal buruk kepada siapa saja, apalagi sebagai guru. Jika meraih sesuatu dengan mengeluarkan sekian banyak uang sogokan, maka bersiaplah menderita, karena itu adalah dosa yang tidak bisa dimaafkan dengan bertobat, karena tempatnya adalah Neraka. Maka jauhilah semua perbuatan yang mengarah kepada sogokan. Insya Allah rezeki untuk kita tidak akan tertukar, mau sekuat apapun pihak lain menghalanginya. Begitu juga sebaliknya.
Bukanlah hal mudah semuanya bisa diraih, tapi melalui beratnya perjuangan dan disertai dengan doa. Insya Allah semuanya menjadi berkah. Jangan pernah berhenti menanamkan kebaikan, serta meraih sesuatu dengan cara yang baik pula, maka pintu berkah akan selalu terbuka dan manfaatnya untuk orang lain juga akan terasa.
***
~~ Mendalo Mas, 060725 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
