Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Jambi Rasa Jogja
Ilustrasi gambar: Dokumen Pribadi

Jambi Rasa Jogja

Tantangan Hari ke-1998

#TantanganGurusiana-6

***

Setelah sejenak ke beberapa toko, guna mencari dan melengkapi beberapa keperluan anak gadis masuk asrama. Setelah bertemu dengan apa yang dicari, bersamaan dengan hampir masuk waktu shalat magrib. Maka sesuai kesepakatan, kendaraan bergerak menuju satu tempat yang sudah beberapa kali didatangi. Selain menyediakan makanan, juga tersedia ruang tempat shalat.

Sebagai bagian kecil dari kisah perjalanan dan perjuangan seorang anak, yang semasa sekolah di SMA dulu, sangat dekat dengannya. Pernah mewakili Indonesia dalam pertukaran pelajar ke Jepang. Orangnya sangat sederhana, tapi memiliki cita-cita yang tinggi. Setelah menamatkan pendidikan di bangku SMA, ia melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ternama di kota Gudeg (tak perlulah namanya saya tuliskan, karena pasti sudah sangat terkenal sekarang).

Anehnya (bagi sebagian orang sih), ia memilih kuliah nyambi bekerja. Sampai kata Papanya si anak ini ditegur, kenapa kuliah nyambi kerja, seperti anak yang tidak punya biaya. Ternyata bakat wirausahanya yang tak bisa ia tahan. Ini terbukti, selama kuliah, bakat tersebut terasah dengan sempurna. Bukan hanya berteori dibangku kuliah, tapi juga langsung melakukan kerja nyata di tempat kerja.

Setelah menyelesaikan kuliah, ia membuka lapangan pekerjaan buat adik-adik mahasiswa. Langkah yang dilakukannya adalah dengan membuka sebuah Cafe, dengan nama yang unik, "TAKANA EATERY" kemudian merambah cafe ala angkringan Jogja, "Bebek Kremes Wengi." Hampir semua pekerjanya adalah mahasiswa.

Lalu apa hubungannya dengan judul Jambi Rasa Jogja di atas. Tentu saja ada. Karena dari dua Cafe yang dimiliki oleh anak saya ini (kok anak sih? Ya jelaslah, kan secara saya adalah Ayahnya di sekolah dan luar sekolah, walau bukan kandung). Angkringan ala Jogja, Bebek Kremes Wengi ini jelas mengingatkan saya dengan satu kota yang menyimpan banyak kenangan, Jogja.

Walaupun tempatnya di Jambi, tapi rasa dan suasananya selalu mengingatkan saya sedang berada di Jogja. Apalagi semua pekerjanya adalah adik-adik mahasiswa, akan lebih seru lagi manakala menikmati hidangan Bebek Lada Hitam, diiringi dengan musik gamelan. Ingin mencoba dan menikmati enaknya hidangan di dua tempat ini. Silahkan saja berkunjung di kawasan Mayang, Jambi. Jika ragu, ketik saja di mesin pencari google atau yang sejenisnya. Maka akan langsung diarahkan ke dua tempat ini. Selamat mencoba.

 

 

 

***

~~ Mendalo Mas, 040725 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post