Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketika Guru 'Tersandera'
Ilustrasi gambar: MetaAI

Ketika Guru 'Tersandera'

Tantangan Hari ke-2025

#TantanganGurusiana-6

***

Jika menyimak kembali prinsip pendidikan oleh Ki Hajar Dewantara, apalagi jika menilik apa yang sekarang sedang melanda dunia pendidikan di negeri ini, sudah sangat jauh panggang dari api. Profesi guru itu ibarat menggenggam bara api. Dilepas salah, dipegang tangan hangus terbakar. Begitulah kira-kira yang sedang dihadapi oleh banyak guru.

Sebagai sosok yang mendapat amanah memiliki peran ganda, bahwa guru bukan hanya mengajar alias transfer pengetahuan kepada murid-muridnya, tapi juga harus mengambil peran terdepan dalam mendidik para muridnya. Jika untuk urusan mengajar, memang secara eksplisit tidak terlalu berbahaya dan mengandung resiko terhadap dirinya, tapi juga tidak dalam kondisi aman-aman saja. Misalnya, saat si murid bermasalah dengan akademiknya, tetap saja guru yang akan menjadi sumber kesalahannya. Tapi begitu muridnya berhasil, sudah bisa ditebak, siapa yang akan dengan bangga sambil menepuk dadanya. Siapa dulu bapak ibuknya alias siapa dulu orang tuanya.

Berbeda lagi dengan posisi guru yang mendidik sang murid. Ini membuat guru seolah berada di pinggir jurang. Dibiarkan sudah jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip pendidikan. Seorang guru harus bertanggung jawab dengan karakter akhlak mulia sang murid. Nah, untuk yang satu ini sangat besar resiko yang dihadapi oleh guru. Tidak hanya mendapatkan perlawanan dari murid, tapi sangat sering berurusan dengan aparat penegak hukum.

Ada guru yang dibui, diserang oleh sekelompok orang (bisa jadi kelompok keluarga dan sahabatnya yang tidak bisa menerima anaknya mendapat sanksi atas pelanggaran yang dilakukan anaknya). Ada guru yang mengalami cacat permanen, dan bahkan ada yang lebih mengenaskan, dirawat di ruang ICU, lalu penghujungnya meninggal dunia. Belum lagi mendapatkan ancaman sanksi hukum, denda atas nama damai, tapi sang guru diperas oleh pihak yang berkuasa (lebih tepat disebut sekelompok preman).

Akhirnya, banyak guru yang mengambil posisi aman. Masa bodoh dengan apa yang terjadi dilingkungan tempatnya mengajar. Daripada nanti menjadi korban, mending tidak peduli dengan apa yang terjadi dengan murid. Lalu ada yang mengambil pendekatan berbeda. Yang penting sama-sama enak dan enjoy. Maka banyaklah terlihat kegiatan yang sebenarnya menjadi merendahkan profesi guru. Joget-joget bersama murid demi atas nama IceBreaking, atau pedekate dengan murid, lalu merendahkan nilai dan harkat profesi guru. Atau jangan-jangan yang terlihat hampir disemua kegiatan pelatihan guru, selalu ada acara joget-joget tidak jelas itu, sebagai bagian sistematis untuk melemahkan peran mendidik tadi.

Apakah memang seperti itu dan satu-satunya bentuk IceBreaking yang terbaik di era sekarang. Atau jangan-jangan karena terjebak dalam euforia joget-joget pada masa "pesta rakyat (katanya)" dulu. Padahal ada banyak bentuk kegiatan yang jauh lebih mendidik dibandingkan dengan joget-joget. Untuk yang satu ini, anda boleh kesal dan marah dengan apa yang saya ungkapkan. Tapi ingat dan pikirkan kembali, apakah memang harus seperti itu peran guru. Kok semakin galau melihatnya. Sepertinya profesi ini (guru) sangat rawan dan gampang tersandera oleh hal yang tidak penting tersebut. Entahlah. Yang penting bagi kelompok yang tidak terima dengan apa yang saya tuliskan, jangan sampai banting-banting Gadgetnya. Apalagi sambil lompat dari atas jembatan menuju sungai yang penuh dengan cicak (eh salah, maksudnya Bu Aya).

***

~~ Mendalo Mas, 310725 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post