Ketika Hujan di matamu
Tantangan Hari ke-2002
#TantanganGurusiana-6
***
Panas yang disertai peluh dan keluh yang tanpa henti
Menjelma disetiap waktu tanpa ada jeda yang menghampiri
Lelah dan kejenuhan mendera seolah dunia takkan pernah berhenti
Seperti rembulan yang terlambat pergi seolah mentari pagi tak lagi menyinari
*
Duduk termenung sosok penyendiri yang sudah tak kuat lagi berdiri
Menerima hantaman dan hujatan terhadap diri yang tak lagi peduli
Derai air matanya sudah tak ada lagi membasahi pipi
*
Kini hujan yang membasahi sudah tak lagi menutup matanya yang sayu
Melepas semua harap yang dulu dijanjikan namun hanya tipuan tak laku
***
~~ Mendalo Mas, 080725 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
