Ketika 'Mati' Rasa
Tantangan Hari ke-2022
#TantanganGurusiana-6
***
Ada banyak hal yang kita alami, awalnya bisa menimbulkan gejolak didalam hati. Mulai dari rasa sedih, sakit hati, puncaknya sampai memunculkan kebencian kepada seseorang yang menjadi sumber masalah terhadap diri kita. Tanpa ada sebab, kesalahan dan masalah yang kita lakukan, tapi tetap saja memunculkan kebencian orang lain terhadap diri kita.
Pernah berada dalam posisi yang sama, tanpa jelas kesalahan yang kita lakukan, tapi ada saja orang yang menghadirkan kebencian dan fitnah kepada kita. Sempat muncul keinginan untuk membalas perilaku buruk tersebut, namun tersadar kembali, bahwa jika kita melakukan perlawanan dan membalas perilaku buruk tersebut, maka diri kita tidak ada bedanya dengan orang yang memiliki perilaku buruk dan penuh kebencian itu.
Pernah difitnah secara keji, menimbulkan berbagai praduga buruk terhadap diri ini, ditambah lagi bumbu-bumbu yang membuat kisah itu semakin memanas, sampai akhirnya memilih tidak melakukan apapun, kecuali hanya mengajar sesuai jadwal pembelajaran, setelahnya menghabiskan waktu bersama keluarga.
Menggunakan waktu lebih banyak dengan anak, tanpa ada lagi rasa khawatir terhadap kebencian yang dengan sengaja disebarkan oleh para pembenci, menambah semangat untuk terus bekerja, mendampingi anak diluar jam belajar hanya di rumah, bukan lagi di sekolah seperti biasanya. Tentu saja menambah panjang durasi bermain dengan anak.
Prestasi demi prestasi yang diraih bersama anak, ternyata bukan membuat para pembenci tersadarkan, justru semakin komplit kebencian yang mereka tampilkan. Untungnya, hati ini sudah mati rasa. Sebesar apapun kebencian yang mereka sebarkan, kata-kata yang sangat menyakitkan mereka lontarkan, ternyata sudah tidak mampu lagi membuat hati ini sakit.
Jangan-jangan, dibagian dalam tubuh ini sudah tidak ada lagi hati bersemanyam, layaknya manusia normal. Karena sudah terlalu sering disakiti, akhirnya hatinya menjadi kebal dan sudah mati rasa. Sehingga sebesar apapun kebencian yang mereka lakukan, hati ini tetap saja tenang tanpa getaran dan rasa kebencian. Justru yang muncul rasa kasihan kepada para pembenci. Mereka telah menghabiskan banyak waktu untuk memperdaya kita, tapi sayang semuanya tidak berguna.
***
~~ Mendalo Mas, 280725 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
