(Bukan) Seleksi Biasa
Tantangan Hari ke-2055
#TantanganGurusiana-6
***
Jika banyak orang mengatakan bahwa menunggu itu membosankan, tapi tidak dengan menunggu jadwal seleksi tim Olimpiade Sains di sekolah. Melihat semangat mereka ingin bergabung sebagai tim Olimpiade Sains di sekolah, membuat suasana belajarnya juga makin asyik. Keinginan agar bisa menjadi bagian dari tim Olimpiade adalah impian banyak anak.
Keterlambatan melakukan proses seleksi calon anggota baru tim Olimpiade Sains, bukanlah sebuah kesengajaan. Karena mereka sedang menjalani masa Basis, dengan beban latihan fisik dan aktivitas lain yang sangat padat, maka rencana seleksi terpaksa ditunda. Apalagi bertemu dengan bulan Agustus. Semakin padat dan meriah kegiatan siswa di sekolah.
Setelah kemeriahan kegiatan lomba dalam rangka merayakan hari kemerdekaan usai, barulah semua kandidat dikumpulkan dan mendapat pengarahan langsung dari koordinator bidang Olimpiade Sains. Apa saja yang harus mereka siapkan saat mengikuti seleksi, serta bagaimana prosedur menyelesaikan soal dan prioritas bidang Olimpiade Sains yang menjadi pilihannya.
Jumat, 29 Agustus 2025, menjadi hari yang melelahkan bagi calon tim Olimpiade Sains. Dengan dibantu oleh kakak kelasnya, yang sudah bergabung sebagai tim Olimpiade Sains, mengawas dan membagikan soal seleksi, dengan durasi waktu menyelesaikan soal lebih kurang 120 menit. Maka ada harapan yang sangat besar, akan terjaring calon-calon terbaik dari semua yang baik.
Selain menjadi panduan bagi kakak kelasnya, juga bagi guru pembina setiap bidang. Nama-nama yang masuk kriteria dan langsung terdaftar sebagai anggota baru, serta nama siswa yang belum lolos, tapi masih masuk dalam kriteria, akan diserahkan kembali kepada guru pembina pada masing-masing bidang, apakah akan menambah jumlah peserta, atau tetap mengikuti sesuai hasil seleksi.
Dengan satu harapan, bahwa kedepan semua siswa yang sudah bergabung sebagai tim Olimpiade Sains di sekolah, mampu mengikuti semua tahapan pembinaan dan menjadi yang terbaik disemua bidang. Terutama dalam penguatan karakter. Seorang saintis tidak mungkin melakukan hal bodoh yang bisa merugikan dirinya sendiri. Apalagi memiliki karakter kurang baik. Tidak cukup hanya pintar akademik, jika tidak dibarengi dengan karakter yang baik, maka tetap saja timpang dan tidak bermakna.
***
~~ Mendalo Mas, 300825 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
