Ketika Alumni Beraksi
Tantangan Hari ke-2028
#TantanganGurusiana-6
***
Sabtu, 02 Agustus 2025 menjadi semarak dan spesial. Awalnya saya tidak sengaja ikut hadir di ruang Gedung Serba Guna (GSG). Maksud hati hanya ingin menemui Wakil Kepala Sekolah, menyerahkan Proposal kegiatan pengiriman anak-anak mengikuti kegiatan pembinaan intensif Pra OSP di Sawangan, Depok, Provinsi Jawa Barat. Namun apa daya, saat bertemu dengan yang bersangkutan, malah ditodong untuk ikut sejenak menemani alumni yang akan memberikan pencerahan kepada adik kelasnya.
Seperti yang sempat terlintas dalam pikiran, bahwa kehadiran Beni R, akan membuka lembaran kisah seru saat mengajar di kelas dan sebagai ketua pelaksana Kemah Bhakti Siswa Angkatan IX di Petaling, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Beni R bukan satu-satunya alumni yang menjadi dosen di Psikologi Universitas Jambi. Ada kakak seniornya, Jelpa P. Ia merupakan generasi awal sebagai dosen di sana. Baru diikuti oleh juniornya. Total ada 4 orang alumni yang menjadi tenaga pengajar di Psikologi Unja.
Materi dan games edukasi yang dihadirkan membuat adik-adiknya enjoy mengikuti semua atraksi dan perintah yang diberikannya. Tentu saja tujuan utamanya adalah bagaimana membangkitkan semangat belajar dan berprestasi dengan caranya masing-masing. Kehadiran seorang dosen Psikologi, banyak sedikitnya bisa membaca arah dan peta perjuangan serta tantangan yang akan dihadapi oleh siswa kedepannya.
Setelah istirahat sejenak dengan kakak senior angkatan IX, semua siswa kelas 10 dan 11 istirahat dan melanjutkan kegiatan pribadi yang tidak terjadwal. Khusus siswa baru kelas 10, mereka sudah disiapkan snack dan makanan ringan lainnya tanpa harus belanja di kantin. Karena mereka sudah ditunggu kegiatan berikutnya. Jangan ditanya tentang jadwal mereka, padat merayap. Kehadiran kakak senior berikutnya, Kak Cecep P bersama tim Outbound, akan mengasah kemampuan personal anak dan kekompakan dalam tim.
Kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya, tentu saja menambah semangat banyak pihak dalam membantu terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Sebagai pendamping dadakan saat sesi pertama, tentu saja kehadirannya membuat peserta terkejut. Sama seperti yang bersangkutan. Untungnya karena sudah terbiasa menghadapi suasana dadakan tersebut, tetap tidak terlihat kalau sang guru tidak ada dalam struktur panitia kegiatan. Ah itu mah alasan yang dibuat-buat. Padahal aslinya, karena tidak bisa pulang disebabkan ada urusan yang belum selesai.
***
~~ Mendalo Mas, 030825 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
