Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mobil Full ASE
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Mobil Full ASE

Tantangan Hari ke-2036

#TantanganGurusiana-6

***

Mendampingi siswa dalam sebuah kegiatan pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi, sebenarnya bukanlah hal baru bagi saya. Begitu juga dengan siswa yang pernah menjalaninya. Hanya saja ada perbedaan terkait keberangkatannya dalam kegiatan tersebut. Jika pada masa lalu, siswa banyak yang berangkat dengan fasilitas pesawat udara. Tentu saja biaya yang harus dibayarkan tidaklah sedikit. Bagi siswa yang secara finansial bukanlah keluarga yang sangat mampu, biaya yang hampir tiga jutaan tersebut sangatlah berat.

Dua tahun terakhir, khusus untuk pembinaan intensif Pra OSP, siswa berangkat dengan menggunakan fasilitas kendaraan dinas sekolah. Tahun sebelumnya masih lumayan bagus. Bus yangd digunakan adalah Bus ber-AC. Walaupun tidak sebagus kendaraan keluaran terbaru. Tapi masih jauh lebih baik dari tahun ini. Untuk ukuran kesehatan alias layak jalan, tentu saja masih sangat layak jalan. Jangan ditanya soal surat menyurat kendaraan tersebut.

Dua tahun berturut-turut, kendaraan berangkat dengan menggunakan dua surat sakti. Pertama, surat penyataan dari Kepala Sekolah, yang menyatakan bahwa semua surat-surat kendaraan, masih berada di pihak Dinas terkait. Apalagi pajaknya sudah terlambat dua tahun tidak dibayarkan. Kedua, surat jalan dari pihak kepolisian, yang menyatakan bahwa kendaraan yang digunakan masih terhutan pajaknya dan dalam proses pelunasan oleh pihak terkait.

Dua surat sakti ini, juga saya lakukan untuk keamanan selama dalam perjalanan pada tahun sebelumnya (2024). Ternyata pada tahun 2025, terpaksa melakukan cara yang sama. Perbedaannya terletak pada jenis kendaraan yang digunakan. Pada tahun sebelumnya, kendaraan yang digunakan adalah Bus AC dengan kapasitas tempat duduk 30 orang. Walaupun yang berangkat hanya 14 orang siswa ditambah 2 orang guru dan 2 orang sopir. Sehingga masih terasa sangat nyaman di dalam kendaraan.

Lalu bedanya dengan tahun 2025? Pada tahun ini terpaksa menggunakan mobil engkel panjang (kelas Va), jika menurut standar ukuran untu membeli tiket penyeberangan kapal. Kemudian juga ada perbedaan yang sangat signifikan terkait fasilitas kendaraannya. Dengan kapasitas tenpat duduk 15 orang, lalu didampingi dengan 1 orang guru, 8 orang siswa dan 2 orang sopir. Perbedaannya dimana? Jenis kendaraan tersebut difasilitasi dengan Full ASE (Angin SEmriwing). Artinya selama perjalanan mulai dari sekolah sampai ke lokasi kegiatan, sebaliknya dari lokasi kegiatan sampai kembali ke sekolah, jendelanya full terbuk.

Maka terbayang sudah, bagaimana kondisi penumpang. Wajah lelah dengan muka penuh debu. Jika wajah tersebut dibersihkan dengan tisyu atau sapu tangan, maka sudah bisa dipastikan warna putih tisyu dan sapu tangan akan berubah warna menjadi gelap. Kurang seru apa perjalanan anak hebat ini. Tidak ada kata lelah, apalagi mengeluh. Yang ada hanya melenguh. Dengan disertai senyum sumringah. Begitu kerennya anak-anak hebat ini.

***

~~ Merak - Bakauheni, 110825 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post