Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketika Bunga Telang Berbaris Rapi
Ilustrasi gambar: GeminiAI

Ketika Bunga Telang Berbaris Rapi

Tantangan Hari ke-2076

#TantanganGurusiana-6

***

Sebagai penyinta tanaman hias, dipekarangan rumah yang terbatas (maklum tinggal di perumahan), berbagai jenis tanaman hias apalagi selain membuat mata sejuk memandangnya, juga memberi manfaat bagi kesehatan. Ada jenis jeruk kunci dengan buahnya yang membuat banyak orang jadi gregetan ingin memetik buahnya, juga aneka tanaman lain yang setiap tamu bertandang ke rumah, sering pulang dengan membawa buah tangan tanaman yang indah tersebut.

Walaupun lahan terbatas, tidak membuat semangat menanam berkurang. Di depan rumah yang masih tersedia lahan kosong disepanjang got (saluran pembuangan air komplek), maka dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Ada terung pipit, sreh wangi dan tentu saja bunga telang, yang sengaja dibiarkan menjalan disekitar bunga yang memiliki batang yang cukup kuat untuk menopang tumbuhkembangnya bunga telang.

Selain bunganya yang memberi manfaat, tentu saja pemandangan di depan rumah juga menjadi semakin asri. Beberapa warga juga bisa memetik bunganya untuk dimanfaatkan sebagai minuman segar teh telang. Semakin sering dipetik bunganya, semakin lebat pula bunga berikutnya muncul. Tentu saja menambah semangat untuk selalu memanen bunga telang. Selain menghindari bungan menjadi busuk, juga untuk kepentingan stok bunga telang yang dikeringkan dan disimpan di lemari pendingin.

Disamping kebiasaan menanam dan menghadirkan berbagai tanaman yang bermanfaat, juga memberi kesempatan bagi teman-teman yang memerlukan bunga telang yang sudaj dikeringkan untuk ikut menikmatinya. Yang sedang ditunggu hasil berikutnya adalah rencana membuat teabok alias teh dari bunga tabebuya. Cuman setelah dipangkas, sampai sekarang belum menunjukkan tanda-tanda akan kembali berbunga.

Kehadiran bunga telang di depan rumah, menjadi pemandangan indah saat sore hari. Karena rata-rata para penghuni komplek sudaj pulang dari tempat kerja dan dari kampus bagi adik-adik mahasiswa. Disekitar tanaman bunga telang, juga sedang tumbuh tanaman nangka dan pepaya California. Dengan harapan kedepan juga bisa dinikmati oleh warga di sekitar rumah. Bukan hanya daun salam, daun pandan wangi, jeruk purut dan lain sebagainya. Semua yang ditanam dapat dinikmati oleh banyak orang di komplek.

Jadi mari gemar menanam di pekarangan rumah. Jangan biarkan menganggur. Karena ada banyak manfaat yang bisa dihadirkan. Tinggal mengatur bagaimana cara menanam dan memilih jenis tanaman yang tepat. Untuk pengaturannya, belajar dari cara mengeringkan bunga telang di rumah. Deretan bunga telang yang dikeringkan, seperti konvoi barisan indah yang tertata rapi di atas meja. Bunga telang saja bisa berbaris rapi dengan antriannya yang juga tertata. Masa kita kalah. Selamat menikmati teh telang. Tapi ingat, teh telang tidak boleh dikonsumsi terus menerus setiap harinya. Karena memicu pikun saat menua. Loh kok bisa? Ya bisa. Namanya saja sudah tua.

***

~~ Mendalo Mas, 200925 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post