Mumpung Tanggal Merah
Tantangan Hari me-2062
#TantanganGurusiana-6
***
Saat hari Jumat tanggal merah di kalender, biasanya menjadi momen paling indah bersama keluarga. Ada yang berlibur ke tempat ikonik, ngemall, ataupun menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah tanpa kemana-mana. Namun tidak semua orang menghabiskan waktu ke tempat wisata, apalagi harus bayar mahal, sementara belum puas menikmati keindahan alamnya, mereka sudah harus pulang, guna menghindari macet.
Tapi tidak dengan makhluk yang satu ini. Mumpung tanggal merah, dia menghabiskan waktunya bersama siswa di labor komputer sekolah. Memulai hal kecil, mengajarkan teori dan praktik menulis. Targetnya yang tidak main-main. Mereka harus bisa menyelesaikan naskah segera, setelah sekian pertemuan. Ini dilakukan dalam rangka mengajak anak-anak untuk berkarya, tentu saja tujuan berikutnya adalah mengajak mereka ikut serta menghadiri pesta yang sangat meriah, Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) 2025 di kota Jakarta.
Kegiatan dimulai dari pukul 08.00, tanpa terasa jaruk jam telah menunjukkan angka 11, berarti saya sudah barus undur diri dari hadapan anak-anak di Labor Komputer sekolah, karena harus pulang dan bersiap-siap menunaikan ibadah shalat Jumat. Ternyata anak-anak masih ngotot untuk tetap berada di dalam Labor Komputer, melanjutkan aktivitas menulis. Akhirnya saya hanya bisa menitipkan satu flashdisc, untuk keperluan mereka mencopy semua data hasil menulis, dengan ditemani oleh kakak kelasnya yang juga ikut kegiatan yang sama.
Sebelum meninggalkan ruangan, saya mengajarkan anak-anak apa saja yang harus mereka lakukan sebelum meninggalkan ruangan Labor Komputer. Mulai dari mematikan AC, mematikan semua Laptop yang digunakan, merapikan kursi dan yang lebih penting lagi adalah mematikan jaringan listrik dari MCB serta mencabut kabel yang terhubung ke sumber arus listrik. Setelah mereka memahami semua tugasnya, barulah saya meninggalkan ruangan, menuju kendaraan yang saya parkir dekat dari Labor Komputer.
Semoga dari yang sedikit ini, walaupun dalam suasana libur, aktivitas positif yang dilakukan oleh anak-anak, membawa dampak positif yang sangat besar dalam menggerakkan kegiatan literasi di sekolah. Jika dalam dua tahun terakhir, mereka fokus dengan menulis bersama alias menerbitkan buku antologi, untuk tahun ini bertambah satu lagi aktivitas mereka, selain menunggu buku antologi terbit, mereka juga harus menuntaskan naskah buku tunggal.
***
~~ Mendalo Mas, 060925 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
