Selesai dengan 'Catatan'
Tantangan Hari ke-2082
#TantanganGurusiana-6
***
Malam ketiga kegiatan Pelatihan Pembina Majalah Digital Sekolah, setelah dua hari sebelumnya dilaksanakan oleh Tim MediaGuru Indonesia. Sebenarnya setiap kegiatan, selalu ada hal yang diluar dugaan terjadi. Seperti malam Jumat, yang merupakan sesi terakhir pelatihan. Karena ada keperluan diluar rumah, saya bersama anak mertua memilih berjalan kaki, menempuh jarak yang lumayan jauh.
Baru saja berjalan sekian meter dari rumah, tiba-tiba koneksi ke laman zoom tiba-tiba menghilang. Tentu saja saya dibuat terkejut. Kok tiba-tiba putus? Ternyata tadi di rumah koneksinya menggunakan jaringan wifi, sedangkan jaringan telpon seluler dimatikan. Akhirnya hubungan ke lauar zoom sejenak terputus. Setelah disambungkan kembali dengan jaringan seluler, layar zoom kembali terlihat di layar HP.
Duet pengisi materi, Mas Eko dan Mas Roy yang panggilan kerennya Om Roy, menghadirkan banyak hal dalam membantu guru menyiapkan Majalah Digital Sekolah. Tentu saja tidak pernah lupa diselingi dengan seloroh khas Mas Eko. Suasana pelatihan secara daring ini tetap berjalan dengan baik dan lancar.
Tapi ada satu hal yang menurut saya menjadi beban pikiran banyak guru. Bagaimana menumbuhkan minat menulis rekan-rekan guru. Ini salah satu dari salah banyan pertanyaan yang diajukan oleh peserta melalui chat zoom. Saya pribadi juga merasakan hal yang sama. Jika yang bertanya tersebut adalah seorang guru Bahasa dan Sastra Indonesia, lalu memiliki kekhawatiran terkait rendahnya minat menulis dikalangan guru, adalah hal yang sangat wajar. Karena memang itu bidang yang erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai guru bahasa.
Lalu bagaimana dengan diri ini yang bukan guru bahasa, mangajak guru bahasa menulis? Saya khawatir seperti ayam mengajak itik berenang. Sebagai guru Sastra Fisika, tentu saja ada rasa yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Mungkin karena dulu banget, sejak SD sudah terbiasa membaca buku-buku karya sastrawan terkenal pada masanya, sebut saja Angkatan Balai Pustaka, Pujangga Baru dan lain-lain. Sehingga kebiasaan tersebut tidak hilang sampai sekarang.
Pelatihan tadi malam memang telah selesai. Tapi bukan berarti sudah berakhir. Karena ada tugas yang mesti dituntaskan. Menyiapkan naskah Majalah Digital Sekolah, sampai batas yang sudah disepakati, 15 Oktober 2025 adalah batas akhir menyerahkan naskah kepada Tim Majalah Digital MediaGuru Indonesia. Berat? Tentu saja tidak. Tapi memang sangat berat. Tapi, dengan bekerja bersama anak-anak hebat yang sebelumnya sudah saya ajak menulis, sepertinya tugas berat tersebut tidak akan menjadi halangan untuk dituntaskan.
Semoga dengan semangat yang sama, anak-anak yang tergabung dalam Komunitas Menulis Titian Teras, yang sudah saya beri nama sesuai dengan rencana judul Majalah Digital Sekolah (MDS), GELIATT, Gerakan Literasi Titian Teras, dengan moto sama dengan moto sekolah, Serentak Bak Regam. Maju Bersama Mencapai Satu Tujuan. Insya Allah semuanya bisa diselesaikan sampai akhir.
***
~~ Mendalo Mas, 260925 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
