Keliling Kota Jambi
Tantangan Hari ke-2113
#TantanganGurusiana-6
***
Hari minggu, biasanya lebih banyak memghabiskan waktu di rumah. Bersih-bersih rumah, baik bagian luar (pekarangan dengam beraneka tanaman hias) maupun merapikan bagian dalam. Kegiatan rutin ini dilakukan setelaj sejenak olahraga jalan santai mengelilingi komplek perumahan. Lumayan, olahraga gratis sembari menikmati kawasan perumahan yang asri dan rindang.
Setelah semua urusan dinas dalam selesai, dilanjutkan dengan merapikan taman di depan rumah. Sambilan melihat bunga telang yang bermekaran. Menjadi bagian tugas sehari-hari setelah pulang dari sekolah. Memetik bunga telang, lalu dikeringkan dilantai dua rumah. Karena tidak boleh kontak langsung dengan sinar matahari. Proses pengeringannya juga tidak memerlukan waktu yang lama. Dua atau tiga hari, bunga telang sudah siap dimasukkan ke dalam wadah kantong plastik bening yang biasa digunakan untuk membungkus gulai (maklum orang kampung, biasanya seperti itu).
Berbagai aktivitas tersebut, selain menjadi hal yang sudah sejak dulu dibiasakan. Makanya tidak ada keengganan, apalagi rasa minder dilihat oleh tetangga atau warga komplek. Karena rata-rata di komplek ini juga merupakan hal biasa. Taman yang dengan luas pekarangan terbatas, mampu di sulap menjadi ruang yang segar, indah dan menyejukkan. Sehingga saat ada acara keluarga di rumah, seperti arisan dan ngumpul keluarga karena ada tamu khusus dari rantau, maka siap-siap kembang yang terlihat beraneka warna tersebut bakalan menjadi incaran.
Tapi untuk hari ini, minggu 26 Oktober 2025 ada yang berbeda. Sebelum masuk waktu zuhur, semuanya selesai digarap dengan rapi. Kegiatan berikutnya sudah menunggu. Persiapan berangkat ke Jambi, setelah menunaikan shalat fardhu Zuhur. Sebelumnya sudah membuat janji, akan berangkat ke tempat kondangan bersama rekan kerja dan tentu saja saya ditemani oleh anak mertua.
Teman yang ditunggu sudah berada di rumah, lalu kita bergegas bergerak menuju kota Jambi. Mampir di kawasan belakang kantor Imigrasi (Komplek Perumahan Nusa Indah), menjemput kakak angkat, Mbak AW. Dengan navigatornya Uda Sensei alias Pak Fandi. Bergerak menuju lokasi resepsi pernikahan alumni angkatan XIX di EV Garden, yang berlokasi di kawasan Palmerah.
Usai dari satu tempat langsung bergerak menuju lokasi berikutnya. Semua penunpang tidak satupun ada yang tahu rute yang akan dilewati. Akhirnya terpaksa menggunakan maps dari kode QR yang tersedia di kartu undangan. Akhirnya, lokasinya langsung terdeteksi sekaligus perkiraan waktu yang diperlukan untuk sampai ke lokasi. Ternyata tidak meleset dan sesuai harapan. Karena tidak jarang, saat menghadiri resepsi pernikahan, sering "dikerjain" oleh pengisi suara maps.
Hari ini, sembari keliling kota Jamb, banyak hal yang didapatkan. Pengalaman dan kisah seru selama perjalanan, apalagi ada sosok yang sangat dihormati, yang harus dijaga kondisi fisik dan psikisnya. Tidak terlalu rumit memang lokasi yang dicari. Hanya perlu memastikan bahwa rutemya tidak digeser oleh Mbak Maps akibat dari banyaknya titik kemacetan acara resepsi nikahan. Selalu ada keseruan saat menikmati macet, karena ramainya tamu undangan. Intinya, apapun yang terjadi kemaein, tetap ada keseruan.
Apalagi penumpang yang ikut bersama, yang tinggal di kota Jambi sudah berpuluh-puluh tahun, ternyata baru satu kali ini melewati rute jalan yang menuju ke kawasan Koto Baru. Apalagi yang baru belasan tahun. Bukan mainnya yang kurang jauh. Tapi karena memang tidak ada kepentingan dan keperluan untuk melalui jalur ini. Berkeliling kota Jambi dari berbagai rute itu seru. Sembari menjalin tali silaturrahim melalui acara kondangan ke tempat alumni (anak didik yang dulu selalu bikin heboh suasana kelas). Ternyata saat duduk manis di atas penggung, tetap saja heboh begitu melihat rombongan guru kesayangannya datang.
***
~~ Mendalo Mas, 271025 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
