Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kembali Muda
Ilustrasi gambar: Dokumen Pramuka Ambalan Datuk Paduko Berhalo dan Puti Masurai

Kembali Muda

Tantangan Hari ke-2130

#TantanganGurusiana-6

***

Setelah mengajar jam 14.30, tiba-tiba gawai berdering. Tentu saja dengan nada dering khusus anak penghafal AlQuran. Lalu sejenak mohon maaf dan izin ke siswa, walaupun sudah selesai mengajar. Itu mengajarkan diri sendiri dan orang lain, untuk beretika dan memiliki karakter yang baik. Ternyata ada pesan dari sponsor, dua rekan saya ternyata sudah dan sedang berada di lokasi anak-anak lomba Pramuka di UIN STS Jambi.

Tidak terlalu lama berada di tenda bersama anak-anak, karena sebagian besar peserta sedang mengikuti lomba. Selain ada yang sedang berada di Masjid, karena menumpang mandi dan keperluan lainnya. Melihat semangat anak-anak, sejenak ingatan ini kembali ke masa lalu. Masa-masa saya masih berada pada posisi yang sama. Tahun 1990 - 1993. Masih aktif dalam kegiatan Pramuka di sekolah. Melalui kegiatan pengembangan diri dan pembinaan karakter di Pramuka inilah, kini banyak adik kelas yang sukses dan berhasil. Bukan sekadar hebat akademik, tapi juga memilki karakter yang baik.

Dengan harapan yang sama, seolah kbalinke masa muda dulu, sejak kelas 4 SD sudah aktif berPramuka, lanjut sampai kuliah. Apa yang didapatkan melalui kegiatan ini? Tentu saja sangat banyak. Pramuka bukan hanya tidur di tenda, latihan berbaris, lalu malam terakhirnya ditutup dengan helar api unggun. Sekali lag bukan itu. Terlalu sederhana melihat Pramuka hanya dari rutinitas latihan dan lomba yang mereka ikuti. Tapi pengiatan nilai-nilai karakter. Bukan hanya membicarakan teorinya saja, tapi langsung kerya nyata. Karakter itu dibuktikan, bukan di diskusikan.

Melalui kegiatan Kepramukaan ini pula, diharapkan anak-anak mampu memgaktualisasi dirinya dengan sangat baik. Jika mengikuti lomba, bukan siapa yang menjadi pemenang, yang lebih penting adalah bagaimana berporses menuju arah yang lebih baik. Itulah kenapa, saat ada lomba Pramuka dilaksanakan, lalu pihak penyelenggara, panitia dan dewan juri bermain mata dengan kelompok tertentu, maka bersiaplah, pada event berikutnya akan sepi peserta. Karena Pramuka itu bukan tentang siapa yang menjadi juara.

Kunjunhan siang kemwrin, lalu dilanjutkan pada malam hari saat anak-anak sedang menikmati euforia Api Unggun dengan berbagai atraksi yang keren, saya bersama sang pendamping setia, menuju ke tenda. Mengantarkan sedikit bekal untuk mereka. Agar setelah heboh kegiatan Api Unggun, ada kegiatan penuh kekeluargaan sesama mereka sembari menikmati makanan ringan yang dititipkan melalui temannya yang piket jaga di tenda.

Ah, kembali muda jika sudah kembali bergabung dengan anak-anak Pramuka. Bukan berarti menolak menjadi tua. Karena sekuat apapun kita melawan pergerakan waktu, tetap saja usia terus beranjak senja. Tapi semangat dan daya juang selalu muda. Pramuka itu tidak memgenal usia. Tidak percaya? Coba saja hadir dalam kegiatan Pramuka. Pasti akan terasa, bahwa kota memang sudah tua..

***

~~ Mendalo Mas, 131125 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post