Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketika Azan Subuh Kepagian
Ilustrasi gambar: Grok

Ketika Azan Subuh Kepagian

Tantangan Hari ke-2171

#TantanganGurusiana-6

***

Hari ini kembali bertemu angka spesial. Sehingga kisah yang ingin saya bagikan di Gurusiana sudah barang tentu sangat spesial. Berangkat dari kisah nyata yang terjadi, dengan pelakunya adalah penulis sendiri.

Pernahkah mendengar dan membaca kisah seorang muazzin di sebuah Masjid. Nah, jika kisah yang mungkin pernah sama-sama kita baca, saat Muazzin azan sebelum masuk waktu shalat, tapi ia dengan sengaja melakukannya, untuk memberikan teguran kepada jamaah yang malas dan enggan shalat di Masjid. Saat orang ramai datang ke Masjid dengan marah-marah, sampai mengatakan dirinya sinting dan lain sebagainya.

Sang Muazzin dengan santai menjawab ocehan para jamaah.

"Saat saya azan sesuai dengan masuknya waktu shalat, hanya saya dan tuan imam yang shalat. Sementara yang di sekitar Masjid ada sangat banyak orang, tapi tidak ada yang datang shalat ke Masjid dengan panggilan azan tersebut." Ujar sang Muazzin.

"Lalu siapa yang sebenarnya sinting," lanjut sang Muazzin menambahkan.

Apa hubungannya dengan saya? Tentu saja ada. Saat subuh, tanggal 24 Desember 2025. Corong TOA di Mushalla depan rumah sudah mengumandangkan shalawat, sebagai penanda sebentar lagi masuk waktu subuh. Saya langsung bergegas ke kamar mandi untuk berwudhu. Kemudian lanjut berganti pakaian dengan rapi. Lalu saya mengeluarkan motor, untuk digunakan ke Masjid yang agak jauh dari rumah. Karena memang saya sudah ditetapkan sebagai salah satu imam oleh Pengurus Masjid dan Kepala Desa.

Karena khawatir terlambat, saya sedikit lebih cepat memacu kendaraan. Setelah sampai Masjid, seperti biasa, saya menyalakan semua lampu di dalam Masjid. Selanjutnya menghidupkan Mikrofon. Tahu kan apa kegiatan saya berikutnya? Ya benar sekali. Saya mengumandangkan azan dengan suara merdu, khusuk dan suara yang lantang.

Apa yang terjadi berikutnya? Salah seorang jamaah dengan terburu-buru masuk Masjid.

"Maaf Pak Imam, ini masih jam 03.45. bukan jam 04.45." Tegas sang jamaah, yang biasa saya panggil Uda.

Lalu saya melirik jam Masjid, sambil beristighfar.

"Astaghfirullaahal 'Azhiim." Ternyata masih jam 03.45 balas saya sambail menahan tawa, begitu juga si Uda tersebut.

Tidak berapa lama, setelah Udanya pulang ke rumah, Abang jamaah lainnya juga datang ke Masjid, diikuti oleh Mamang yang tinggal di komplek Ruko Mendalo Mas. Akhirnya, daripada harus pulang ke rumah, kegiatan berikutnya lebih baik digunakan untuk shalat Tahajud. Walaupun tidak berjamaah, tapi sudah cukup membuat suasana hati lebih tenang. Sayapun tetap tidak bisa menghilangkan senyuman jenaka. Karena ingat kisah yang sama, pernah terjadi tahun 1994 saat masih kuliah dan tinggal di Masjid Darul Hujjaj, Komplek Asrama Haji Tabing, Kota Padang.

Ternyata, saat azan Subuh kepagian itu seru dan lucu. Bukan azannya yang lucu. Tapi orang yang azannya yang mengundang senyum dan tawa sekaligus. Menjadi pelajaran berikutnya, sebelum menunaikan tugas azan, mau shalat apapun, pastikan jadwalnya sudah masuk dan sesuai dengan jam yang terpasang di dinding Masjid. Selamat mencoba, eh salah. Jangan sampai mencoba dan selamat tertawa. Tapi ingat, jangan sampai lupa pula menunaikan kewajiban shalat lima waktunya yaaa.

***

~~ Mendalo Mas, 251225 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post