Menikmati Perjalanan Jauh
Tantangan Hari ke-2149
#TantanganGurusiana-6
***
Ada yang unik dari peserta Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) 2025 utusan SMAN Titian Teras Jambi, yang juga merupakan tim redaksi Majalah Digital Sekolah. Selain hadir dengan tujuan utama peluncuran Majalah Digital Sekolah secara nasional, juga mengikuti Peluncuran Buku tunggal masing-masing. Asa dan semangat mereka, membuat suasana perjalanan penuh cerita dan canda tawa. Belum lagi, saat jenuh mereka langsung isi dengan menyanyi bersama.
Perjalanan jauh saat keberangkatan memang penuh tantangan. Bagaimana tidak, aroma kemacetan sudah mulai terasa saat keluar tol Bayung Lencir. Apalagi pada hari yang sama, sepanjanh perjalanan sudah terlihat barisan kendaraan umum dan pribadi. Karena ada acara Tablig Akbar dan Doa Bersama Nasional di Lampung. Semuanya bergerak menuju satu titik kumpul, yaitu Koto Baru, Lampung. Sungguhpun demikian, semangat anak-anak tidak pernah pudar.
Usai kegiatan di kota Pahlawan, BBPMP Surabaya dan Jelajah literasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), saya bersama anak-anak bersiap-siap kembali ke penginapan. Bukan untuk bersenang-senang, tapi langsung bersih-bersih dan selanjutnya mengemasi semua barang bawaan menuju mobil. Melanjutkan perjalanan panjang menuju Bandung.
Loh kok ke Bandung? Karena memang sebelum berangkat, saya dan anak-anak sudah membahas ini. Karena berangkat tanpa mengenal lelah, istirahatnya setelah sampai Surabaya, maka saat pulang sistimnya diubah. Sepanjanh perjalanan, ada hal yang lebih penting. Saat fisik sudah mulai merasakan lelah, maka harus diistirahatkan. Caranya? Sejenak mampir ditempat yang bisa mengurangi beban pikiran dan kelelahan. Sehingga rutenya tidak melulu melalui jalan tol. Mampir di TWA. Gunung Tangkubanparahu, lalu mampir lagi di The Great Asia. Usai dari dua tempat ini, sejenak istirahay shalat zuhur dan menikmati sajian hidangan makanan khas Sunda, masih di kawasan Lembang.
Menjelang sore, kendaraan kembali bergerak ke penginapan. Dengan bantuan Kang Indra, beliau mendapatkan penginapan yang OK punya. Hotel yang tepat berhadapan dengan Ciwalk, menjadi pilihannya. Dengan bantuan beliau, bisa mendapatkan 3 kamar untuk 12 peserta. Dengan harga yang nasih sangat terjangkau. Namanya juga numpang istirahat, karena hari berikutnya sudah bergerak kembali menuju pelabuhan penyeberangan di Merak. Dengan satu harapan, bahwa perjalanan jauh ini tidak hanya lelah yang dirasa, tapi sebuah perjalanan yang akan menjadi kisah perjuangan tim Majalah Digital Sekolah, untuk tidak cepat berpuas diri. Karena tantangan yang mereka hadapi kedepan akan semakin berat.
Selamat tinggal kota Bandung, doakan kami yang meneruskan perjalanan ke Sumatera dalam kondisi sehat dan tanpa kendala di sepanjang perjalanan. Kota Kembang dengan berbagai kisahnya, tentu saja menjadi cerita yang sangat menarik dibaca dalam buku bersama yang akan dilahirkan oleh anak-anak hebat ini. Bukan hanya bercerita, tapi juga menginspirasi bagi teman-temannya, bahwa tahun depan saat TNGP 2026 di Kota Jogja, mereka bisa berangkat dengan kekuatan penuh. Ada dua puluhan orang tim redaksi Majalah Digital Sekolah TIKAR, yang nanti akan menjajal kegiatan tersebut dengan segudang prestasi.
***
~~ Bandung, 021225 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
