Selalu Banyak Ide Saat Bersama Mereka
Tantangan Hari ke-2156
#TantanganGurusiana-6
***
Kebetulan sekolah dalam suasana pelaksanaan Ujian Semester Ganjil. Eh namanya sekarang macam-macam loh. Ada yang menyebutnya Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS), ada pula yang menyebutnya Sumatif Akhir Semester (SAS). Apapun namanya, intinya adalah ujian yang harus diikuti oleh siswa, guna mendapatkan nilai rapor di akhir semester ganjil.
Nah, karena ada gangguan listrik dari PLN. Kalau saya menyebutnya karena ada diantara petugas PLN yang lagi main petak umpet, lalu menyenggol kabel jalur ke sekolah, sehingga aliran listrik terputus sejenak (sejenaknya lumayan lama, bisa berjam-jam). Sembari menunggu jaringan listrik kembali tersambung alias nyala, maka berkumpullah sebagian besar anak-anak di depan ruang kelas. Entah kenapa, saat mereka berkumpul, saya juga sedang bercerita dengan salah tiga dari mereka.
Karena ceritanya makin seru, akhirnya saya memilih duduk lesehan bersama mereka. Tentu saja dengan berbagai kisah yang layak dijadikan konten Majalah Digital Sekolah. Apalagi semua yang berkumpul, mayoritas time Redaksi MDS TIKAR. Lalu berbagai kisah mengalir sampai jauh, seperti iklan yang dengan backsoundnya adalah lagu Bengawan Solo. Mulai dari rencana mewawancarai alumni, menerbitkan buku tunggal dan tentu saja mengatur jadwal berkumpul setelah pelaksanaan ujian selesai.
Bersama anak-anak hebat ini, biasanya tidak bisa selesai dalam waktu singkat. Ada saja celoteh mereka yang membuat suasana semakin hangat (kalau yang ini benar-benar hangat, karena sedang mati lampu). Beberapa kisah yang akan dijadikan naskah dalam MDS edisi kedua, bagaimana menuntaskannya, lalu eksekusinya akan dimulai setelah mereka menyelesaikan semua mata pelajaran yang diujikan.
Sebelum mereka bubar, ada pesan singkat yang saya sampaikan kepada mereka. Jaga kekompakan. Karena semakin tinggi capaian prestasi kalian dalam kelompok menulis ini, akan semakin besar pula tantangan yang akan hadir menghadang. Ujian pertama adalah kekompakan. Satu orang yang nantinya membelot, dikhawatirkan akan menghancurkan kekompakan tim. Jadi sebelum itu semua terjadi, maka dari sekarang sudah harus siap mental. Jangan sampai ada benih itu muncul dalam tim.
Jangan ditanya bagaimana mereka memberikan tanggapan atas semua kendala yang mereka hadapi. Karena pada edisi pertama saja, mereka mampu lewati semua rintangan. Begitu edisi pertama terbit dan ilut serta dalam peluncuran Majalah Digital Sekolah secara nasional di Surabaya, tantangan itu semakin kuat terasa. Bukan hanya itu, tapi sudah mengarah ke ancaman. Tapi saya tetap meyakinkan semua tim. Bahwa semua pasti bisa dilewati dengan baik. Jadikan semua masalah tersebut sebagai penguat dan penyemangat dalam menuntaskan edisi kedua.
***
~~ Mendalo Mas, 091225 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
