Belajar dari Angka Nol (Bagian 26)
Tantangan Hari ke-2183
#TantanganGurusiana-6
***
Waktu keberangkatan ke kota Medan sudah semakin dekat. Sesuai kesepakatan dengan pengelola kegiatan dari Dinas Pendidikan provinsi, akhirnya semua tim pembina provinsi bisa diberangkatkan. Dengan berbagai pertimbangan, kita memilih malam pertama dengan menginap di P4TK Kejuruan, yang berlokasi di kawasan Helvetia, Medan.
Saat keberangkatan, penerbangan mesti melalui rute Jambi - Hang Nadim, Batam - Polonia Medan. Tentu saja, panitia sudah menyiapkan konsumsi khusus yang diizinkan masuk ke dalam kabin pesawat. Begitu semu peserta turun dari pesawat, saya yang sudah terbiasa dengan style: out of the box, maka saya dan anak-anak memilih duduk lesehan di samping ruang tunggu bandara, menikmati sarapan pagi.
Tentu saja, gaya yang beraneka ragam saya dan anak-anak, memancing senyum sumringah para penumpang pesawat di ruang tunggu bandara. Apakah kita menjadi berhenti beraktivitas? Jelas tidak. Karena hampir semua peserta OSN yang terbang menuju Medan, transit di bandara Hang Nadim, juga sedang melakukan aktivitas sarapan pagi, persis seperti kontingen Jambi.
Justru keseruan semakin terlihat, saat ada peserta yang sedang asyik bercerita sambil menikmati sarapan, tiba-tiba dari pengeras suara bandara ada panggilan kepada semua penumpang untuk segera berbaris menuju pintu keluar, selanjutnya memasuki pesawat yang sudah siap menerbangkan penumpang.
Bandara Polonia Medan, juga mengajarkan banyak hal. Bukan sekadar bandara, tapi bagaimana berjuang menuju tempat terbaik. Sehingga anak-anak lebih siap menghadapi seleksi Olimpiade, sampai pada level terbaiknya. Dengan dijemput oleh kakak angkat, yang juga seorang guru Biologi di sebuah SMA di kota Medan, saya dan rekan senior yang berada dalam satu mobil yang sama, bergerak mengiringi Bus peserta yang sudah disiapkan oleh panitia lokal.
Sepanjang perjalanan, kisah jenaka dengan dealek khas Medan, sudah menjadi santapan saya sehari-hari. Sehingga selama perjalanan mengiringi Bus siswa, semuanya berjalan lancar. Lalu selanjutnya, Kakak angkat yang namanya sebut saja Kak Nur, mengantarkan saya dan rombongan ke komplek P4TK Kejuruan di kawasan Helvetia, Medan. (Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 060126 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
