Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 34)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 34)

Tantangan Hari ke-2190

#TantanganGurusiana-6

***

Setelah upacara pembukaan Olimpiade Sains, yang mengambil lokasi di Gedung Grand Kawanua, yang berada di ketinggi, menambah syahdunya suasana. Dekorasi gedung yang mewah, semua peserta disambut dengan atraksi musik tradisional khas Manado, seperti Kolintang dan Musik Bambu. Tentu saja mengundang decak kagum semua yang hadir. Apalagi siswa yang sedang mengikuti upacara pembukaan. Wajah mereka yang tegang berubah menjadi lebih santai.

Setelah sesi upacara pembukaan selesai, semua peserta langsung menuju Bus masing-masing, guna melanjutkan kegiatan Technical Meeting. Pembekalan yang diberikan oleh juri dan asisten juri. Bagaimana prosedur dan proses yang harus dilakukan oleh semua peserta saat mengikuti lomba. Apa saja yang boleh dan tidak boleh. Sebagai guru pendamping, semuanya tidak dibolehkan untuk melihat dari dekat suasana tempat lomba.

Saya hanya mengingatkan anak, sesaat sebelum mereka diberangkat oleh Bus. Pendamping atau panitia lokal, memastikan semua peserta sudah berada di dalam Bus, barulah iring-iringan Bus mulai meninggalkan pelataran parkir gedung Grand Kawanua. Dengan satu harapan yang saya titipkan kepada anak-anak, ikuti semua proses pembekalan dengak baik, fokus dengan apa yang ingin dicapai. Jangan gugup saat bertemu dengan peserta dari sekolah unggulan. Karena setiap siswa yang lolos ke tingkat nasional adalah siswa terbaik dari provinsinya masing-masing.

Walaupun berulang-ulang pesan dan motivasi itu diberikan, tetap saja ada kekhawatiran bagi saya sebagai pembina dan pendamping. Hanya dengan menitipkan doa kepada Yang Kuasa, maka kekhawatiran itu berubah menjadi lautan harapan. Karena tidak ada yang tidak mungkin. Setiap anak sudah ditetapkan garia hidupnya. Tinggal bagaimana berjuang dan menjaga asa itu agar tetap ada dan bertahan. Sehingga semua yang mereka mimpikan menjadi kenyataan.

Hari berikutnya, menjadi lomba sesi pertama pada semua bidang. Kembali lagi guru pembina sibuk dengan urusan pendampingan siswanya. Namun ketatnya petugas jaga di sekitar lokasi lomba, membuat semua guru hanya bisa melihat dari jauh. Jika lokasi lomba di sekolah-sekolah yang sudah ditunjuk, maka guru pendamping hanya dibolehkan berada diluar area yang sudah dipasang Police Line. (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 140126 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post