Belajar dari Angka Nol (Bagian 35)
Tantangan Hari ke-2191
#TantanganGurusiana-6
***
Pelaksanaan tes hari pertama berjalan lancar, walaupun upaya perang psikologi terus berjalan. Salah satu korbannya adalah tim Astronomi Titian Teras. Konsentrasinya dalam menjawab soal, ternyata siswa yang berada tepat disampingnya, memang sengaja memecah konsentrasi lawan dalam menjawab soal. Tujuannya hanya satu, agar temannya satu sekolah bisa meraih medali, langkahnya dengan merusak konsentrasi peserta lainnya dalam menjawab soal, dia rela mengorbankan dirinya yang memang tidak punya peluang untuk menang.
Memasuki tes hari kedua, yang terdiri dari pengolahan data (biasanya anak-anak menyebut sesi AnDat atau Analisis Data Astronomi) dan sesi Observasi alias tes pengamatan benda langit dengan menggunakan alat (jika cuaca cerah). Sebelum sesi ini dimulai, anak-anak sudah mengajukan permintaan spesial, agar Ayahnya berkenan menyediakan minuman yang mengandung cafein. Gunanya untuk membantu mereka menghilangkan kejenuhan dan tidak mengantuk selama menunggu antrian tampil.
Sesi observasi, biasanya membuat anak jenuh dan bisa sampai tertidur. Jika itu terjadi, akan mengurangi aspek penglihatannya. Karena mata "ngantuk" tiba-tiba disuruh menggunakan Teleskop u tuk mengamati benda langit. Pada banyak kejadian, anak yang sempat tertidur selama menunggu masa antrian yang lumayan lama, penglihatannya agak sedikit terganggu. Andaikan bisa menemukan objek yang diamati dengan benar, belum tentu hasilnya fokus diamati melalui lensa oleh mata asisten juri.
Kehadiran minuman spesial yang sudah disiapkan oleh gurunya, cukup membantu anak-anak aelama masa tunggu tersebut. Sampai akhirnya ujian sesi kedua, pengolahan data Astronomi dan ronde Observasi selesai mereka ikuti dengan baik. Tinggal menunggu hasil, yang akan diumumkan pada malam penutupan. Satu hari sebelum penutupan, anak-anak mengikuti acara wisata edukasi ke tempat "ikonik" di kota Manado. Sedangkan guru pendamping, sudah menyempatkan diri berkunjung ke Taman Nasional Bunaken.
Saya ikut hadir dalam kegiatan khusus guru pendamping dari Jambi. Berkunjung ke Bunaken, sekaligus survey untuk kunjungan kedua bersama anak-anak, yang ternyata awalnya hanya untuk anak Titian Teras, tapi semua kontingen Jambi ikut. Dengan catatan, mereka sudah mendapatkan izin dari orang tuanya masing-masing. Akhirnya, saya juga menawarkan ke guru pendamping dari sekolah masing-masing, agar berkenan mendampingi anak-anaknya. Dengan catatan, khusus makan siang dibayar oleh masing-masing guru, tidak dibebankan kepada anak muridnya. Untuk urusan sewa kapal, saya sudah siapkan dengan dibantu oleh anak-anak. (Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 150126 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
