Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 44)
Ilustrasi gambar: GeminiAI

Belajar dari Angka Nol (Bagian 44)

Tantangan Hari ke-2203

#TantanganGurusiana-6

***

Kembali ke sekolah, menikmati berbagai sajian penuh makna. Dengan berbagai drama yang mengiringinya. Klaim atas siapa dan tentang apa, sudah menjadi sajian yang tidak perlu lagi menjadi beban pikiran. Biarlah semuanya berjalan apa adanya. Sampai masanya, semuanya akan kembali ke jalur yang benar. Dibanding-bandingkan juga sudah menjadi hal yang biasa. Padahal mereka tidak menyadari, atau pura-pura lupa. Bahwa ada anak yang diam-diam membantu unit kegiatan lain, agar mampu meraih prestasi terbaik.

Jumat sore dan sabtu pagi, selalu ramai dengan kehadiran siswa. Mereka yang sudah memilih Olimpiade Sains sebagai bidang ekstrakurikuler, maka dua hari tersebut menjadi hari dan tempat bagi mereka berkreasi. Menyiapkan materi dasar, sampai nanti pelatih dari luar bisa didatangkan ke sekolah. Andaikan tidak bisa, maka materi yang selama ini sudah mereka dapatkan, diperkuat dengan latihan soal. Tentu saja ditambah dengan memanfaatkan jaringan internet yang masih terbatas.

Ditengah banyaknya kekurangan, tidak membuat anak-anak patah semangat. Justru dari keterbatasan itu, berbagai kreativitas muncul menjadi alternatif dalam mengatasi berbagai kendala. Semuanya berjalan beriringan. Ditengah kekurangan, kelebihan masing-masing anak menjadi terlihat. Mereka yang tetap konsisten dalam setiap pertemuan, tidak pernah mengeluh, biasanya kelompok ini yang akan bertahan dan lolos ke tingkat berikutnya.

Belajar dari pengalaman di atas, membuat anak percaya diri. Bukan karena semua fasilitas lengkap, lalu semuanya berjalan dengan lancar. Justru dari berbagai kendala yang mereka hadapi, tertanam karakter untuk tidak mudah menyerah. Jumat siang mereka manfaatkan untuk belajar dan berdiskusi, kemudian dilanjutkan sabtu pagi, biasanya kegiatan ini masih berlanjut sampai malam minggu. Maka rumah dinas blok C7 menjadi tempat yang ramai bagi anak-anak untuk berbagi.

Jangan ditanya seperti apa hubungan antar personal satu dengan yang lainnya. Dalam diri mereka sudah ditanamkan, bahwa teman bukanlah lawan yang harus disingkirkan. Bagi mereka, siapapun yang berhasil lolos ke tingkat kabupaten, provinsi dan nasional, itu adalah karena keluatan tim. Bukan karena kemampun individu. Sehingga hubungan baik antar sesama dan semangat untuk terus berbagi, tetap tidak berubah. Generasi boleh berganti, tapi semangat kebersamaan tidak pernah berubah. (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 270126 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post